Waduh! Ketahuan Bohong! Katanya Kosong, Ternyata Bus Angkut 20 Penumpang di Mesuji Lampung

infogeh.net, Masuji – Usaha sopir bus Putra Pelangi menerobos cek poin Polres Mesuji sia-sia. Kendaraan yang kedapatan membawa 20 penumpang ini diminta berputar arah kembali ke daerah asal, Sabtu (25/4).

Kasatlantas Polres Mesuji AKP Hadly Nasution mewakili Kapolres AKBP Alim mengatakan, dalam Operasi Ketupat Krakatau 2020, pihaknya melakukan penyekatan dan pembatasan kendaraan. Untuk kegiatan tersebut didirikan tiga pos cek poin.

Meliputi pos di Desa Agungbatin, perbatasan antara Lampung dan Sumatera Selatan. Lalu pos exit tol Simpang Pematang, Desa Wirabangun dan depan Polsek Simpang Pematang, Desa Simpangpematang.

Saat melintas di pos perbatasan Lampung-Sumatera Selatan, bus Putra Pelangi menerobos cek poin. Aparat langsung menghentikan kendaraan tersebut. “Sopir tadi berusaha menerobos dan bohong. Tadinya ngomong tidak ada penumpang. Ternyata ada sekitar 20 orang yang hendak pergi ke Bogor,” kata Handly.

Kendaraan itu diarahkan putar balik. Begitu juga dengan mobil pribadi yang hendak mudik. “Demi keselamatan bersama. Kita harus tegas. Pandemi virus Corona ini serius. Mari bersama memutus mata rantai penyebarannya,” tegasnya.

Hadly menuturkan, Operasi Ketupat Krakatau ini melibatkan berbagai unsur. Mulai dari Polri, TNI, BPBD, Dinas Perhubungan hingga Dinas Kesehatan. “Kami mengimbau masyarakat yang membawa mobil pribadi atau bus untuk kembali. Ini dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus Corona,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here