Usai Disuntik Vaksin Covishield, Petugas Medis di India Meninggal

infogeh.net, India – Petugas medis di rumah sakit umum di India, Mahipal Singh, meninggal setelah menerima vaksin virus korona (Covid-19) Covishield. Vaksin lokal ini diproduksi oleh Serum Institute of India dan dikembangkan AstraZeneca-Oxford University.

Kasus ini yang pertama tercatat sebagai kematian usai kampanye vaksinasi massal di India pada Sabtu, 16 Januari 2021. Singh dilaporkan sempat alami sesak napas sebelum meninggal.

Ia meninggal dalam 24 jam setelah menerima dosis vaksin Covishield. Kepala petugas medis rumah sakit distrik Moradabad mengonfirmasi Singh menerima perawatan medis sehari setelah vaksinasi. Ia kemudian meninggal pada Minggu, 17 Januari pukul 12.05 waktu setempat.

Berdasarkan laporan post-mortem, pihak rumah sakit memastikan bahwa penyebab kematiannya adalah syok kardiogenik akibat penyakit kardiopulmoner.

“Sejumlah besar dasar menggumpal terlihat di arteri dan ruang jantung, sehingga penyebab kematiannya adalah syok kardiogenik karena penyakit kardiopulmoner,” papar laporan rumah sakit tersebut, dilansir dari Anadolu Agency, Senin, 18 Januari 2021.

Meski demikian, penyebab kematian Singh masih terus dicari. Pasalnya, menurut dokter di rumah sakit tersebut, telah dilakukan vaksinasi kepada 91 orang yang satu sesi dengan Sing namun tidak ada gejala berat yang dirasakan.

“Jadi kami masih mencari penyebabnya,” ucap dokter tersebut.

Sebanyak 224.301 petugas medis di India telah menerima vaksinasi covid-19 dalam dua hari pertama sejak program vaksinasi massal terbesar di dunia itu diluncurkan.

Berita dan informasi ini diterbitkan terlebih dahulu dihalaman resmi Lampost