Tujuh Pelaku Curanmor di Bandar Lampung Berhasil Dibekuk Polisi

Curanmor
infogeh.com – Polisi mengamankan tujuh pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) di wilayah Kota Bandar Lampung, Minggu, 7 Januari 2018 sekitar pukul 19.30 WIB. Adapun ketujuh pelaku terdiri Samsul, Andre Alfabio, Rio, Dio, Rido, Andi, dan Andre Habib. Ketujuhnya merupakan warga Bandar Lampung.
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Murbani Budi Pitono mengatakan Satreskrim Polresta Bandar Lampung telah berhasil mengungkap kejahatan yang dilakukan masyarakat. “Sekitar 7 orang dengan cara memepet korban dengan mengancam. Korban dianiaya. Tersangka melakukan enam bulan terakhir,” ungkap dia kepada awak media Selasa, 8 Januari 2018.
Masih kata dia, mereka (tujuh orang, ed) melakukan perampasan dengan jumlah barang bukti dua unit sepeda motor. “Ada yang dibawah umur 16 tahun satu orang. Mereka kebetulan satu kos. Enam orang anak-anak dan satu pelajar. Sasaran mereka remaja yang sendirian saat gelap dengan memepet dan korban ngajak berantem,” imbuhnya.
Kapolresta menerangkan sangat meresahkan. “Sebelumnya tidak (menggunakan senjata, ed). Mereka mengincar tubuhnya yang kecil dan sendiri di malam hari. Mereka rata-rata dari Rajabasa. Mereka mobile saja kemudian kalau ada korban yang menjadi sasaran dan mereka melakukan aksinya,” tuturnya.
Menurutnya, tempat kos itu sudah disiapkan. “Tempat kos sudah menjadi rencananya. Harusnya seperti itu nanti para lurah RT, RW, harus mengetahui warganya (kosan, ed). Gak (melawan, ed), salah satu (tersangka, ed) SMKN di Kota Bandar Lampung,” ujarnya.
Salah satu pelaku, Andre Habib (19) mengaku melakukan aksi memepet korban dan mengajak berantem. “Rata-rata korbannya kabur. Dijual Rp1000 (satu juta, ed) ada yang Rp2 ribu (Rp2 juta, ed),” ungkapnya. Dia menerangkan lokasi beraksinya di makam pahlawan, daerah Sukabumi, dan pahoman. “Belum pernah (penjara) baru lulus. Awalnya gak ada niat. Nyesel ngelakuin kesalahan,” ujarnya. 
Andre menjelaskan uang yang diterima dari penjualan motor curian digunakan untuk membayar kosan. “Saya baru kenal dengan enam orang lainnya dikosan itu. Makam pahlawan malam jam 11-12 terakhir ambil motor,” urainya. Andre mengenal rekan lainnya baru sebulan. “Kenal dikosan, Gunung Terang Purnawirawan VII,” imbuhnya.
Ketujuh orang tersebut mendekam di tahanan Mapolresta Bandar Lampung. Para tersangka dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.
sumber : saibumi.com
Baca Juga Yuk :  Heboh, Pemuda di Lamteng Bunuh Diri didalam Kamar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here