Tragis, Dalam Dua Hari Sambaran Petir Renggut 2 Nyawa di Lampung

Ilustrasi

infogeh.net, Lampung – Dalam kurun waktu dua hari, dua nyawa melayang akibat terkena sambaran petir di Lampung. Selain itu, satu orang mengalami luka-luka. Peristiwa tragis yang menyebabkan dua orang meninggal dunia akibat tersambar petir itu terjadi di Lampung Timur dan Tanggamus.

Di Lampung Timur, seorang pegawai bank meregang nyawa setelah tersambar petir di Jalan Alternatif antara Desa Raman Aji dan Desa Kota Raman, Kecamatan Raman Utara, Kamis (2/4/2020).

Korban diketahui bernama Iwan Hafizon (31). Pria tersebut bekerja sebagai karyawan salah satu bank di Unit Raman Utara Dusun 5 Desa Kibang, Kecamatan Metro Kibang, Kabupaten Lampung Timur.

Menurut keterangan saksi bernama Septiani (25), saat kejadian korban bermaksud pulang ke rumahnya di Desa Kibang, Kecamatan Metro Kibang. Korban saat itu mengendarai sepeda motor Honda Megapro warna hitam nomor polisi BE-3245-FY.

Saat tiba di lokasi kejadian, tiba-tiba ada petir yang menyambar korban. Seketika korban terjatuh di tengah jalan dan mengalami luka bakar di sekitar kepala dan tubuhnya.

Saksi lainnya, Fitrianingsih (40), mengungkapkan korban meninggal dunia dengan kondisi helm yang dikenakannya hancur. “Korban meninggal dengan kondisi helm hancur berantakan. Kebetulan pada saat kejadian itu cuaca sedang hujan gerimis,” ujarnya.

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 429-08/Raman Utara Kodim 0429/Lamtim Serda Muadi bersama Bhabinkamtibmas dan Warga kemudian membantu proses evakuasi terhadap korban.

Keesekoan harinya, atau pada Jumat (3/4/2020) sore, kejadian serupa terjadi di Kabupaten Tanggamus, tepatnya di Dusun Air Lingkar Pekon Pagar Alam, Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Satu orang meninggal dunia dan satu terluka akibat terkena sambaran petir. Korban meninggal dunia bernama Ahmad Habibi (22), warga Dusun Sidodadi, Pekon Air Abang, Kecamatan Ulu Belu. Sedangkan korban luka yakni Sunisman alias Maman (43), warga Pekon Air Abang.

Kapolsek Pulau Panggung Polres Tanggamus Iptu Ramon Zamora mengatakan korban tersambar petir saat berteduh digubuk ketika turun hujan turun. Saat kejadian, korban bersama teman-temannya hendak memancing di area tersebut.

Iptu Ramon menjelaskan kronologis kejadian bermula sekitar pukul 13.30 WIB, korban bersama 4 orang temannya pergi ke daerah persawahan tersebut hendak memancing.

Sekitar pukul 14.30 WIB, setibanya di daerah persawahan, hujan turun sehingga korban dan teman-temannya berteduh di sebuah pondok yang ada di persawahan tersebut.

Pada saat korban dan teman-temannya sedang berteduh, sekitar pukul 15.00 WIB, terjadi geledek yang disertai petir sebanyak tiga kali dan menyambar korban.

“Akibat sambaran petir tersebut korban langsung tersungkur dan meninggal dunia di TKP. Sementara rekannya bernama Sunisman mengalami luka lecet di kepala akibat terbentur tiang gubuk,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here