Terduga Pembunuh Mayat di Kampung Bumi Ratu Nuban Terancam Hukum Mati

zonalampung.com – Sat Reskrim Polres Lampung ungkap kasus penemuan sebuah mayat anonim beberapa minggu lalu yang sempat mengegerkan warga kampung Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah, Sabtu (08/02/2020).

Menurut keterang Kapolres Lamteng AKBP Made Rasma. S.Ik, diketahui Rabu (15/01/2020) adanya laporan warga kampung Bumi Rati Nuban yang dihebohkan dengan ditemukannya sebuah mayat yang sudah dalam keadaan membusuk di area perkebunan sawit yang tidak jauh dari pemukiman warga.

Menindak lanjuti kejadian tersebut, anggota polres Lamteng segera menuju ke tempat kejadian pekara (TKP) untuk mengidentifikasi dan langsung membawa jasad tersebut menuju rumah sakit bahyangkara.

“Awalnya kita kesulitan untuk mengidentifikasi data diri korban, karena dari kondisi fisiknya yang sudah membusuk (tersisa tulang) dan sidik jari korban sudah mengelupas.” Ujar Kapolres.

Setelah mengalami kesulitan dalam uji laboratorium, kemudian Polres Lamteng melakukan penyebaran informasi adanya penemuan mayat berikut ciri – ciri yang dipakai oleh korban melalui sosmed dan juga media massa.

Kita berupaya melakukan penyebaran informasi, lanjut Kapolres, dan pada tanggal 20/01/2020 ada beberapa orang yang mendatangi Polres Lamteng yang mengaku sebagai kerabat korban kemudian dilakukan Tes DNA, dan dari hasil Tes DNA tersebut menunjukan positif adanya kecocokan dengan korban.

“Dari hasil Tes DNA tersebut, kita berhasil menemukan keluarga korban dan mengungkap identitas korban yaitu bernama Agus Chaidir (profesi PNS UPTD Pendidikan kecamatan panjang/warga Raja Basa, Bandar Lampung).” Bebernya.

Setelah mengetahui identitas korban, Sat Reskrim Polres Lamteng membentuk tim yang didukung oleh Jatanras Polda Lampung kemudian berhasil menemukan identitas pelaku yang diketahui Berinisial RH warga Untung, Bandar Lampung.

“Tim penyelidikan kita berhasil menemukan identitas pelaku, secara cepat anggota tim langsung menangkap pelaku RH dikediamannya pukul 01:00 WIB subuh dini hari.” Kata Kapolres.

Siang ini 4 terduga tersangka yang kita amankan, lanjut Kapolres, RH merupakan pelaku utama yang melakukan pembunuhan dan perampasan motor milik korban, kemudian RS, HJ dan FJ sebagai penadah motor curian.

Kapolres Lamteng juga menjelaskan kronologi kejadian, “bermula pada tanggal 15/01/2020 sekitar pukul 14:00 WIB saudara RH meminta diantar oleh korban (Agus Haidir) ke Wates, ditengah perjalanan RH timbul rasa inging memiliki kendaraan korban dan seketika menikam korban dengan sebilah pisau dari belakang, kemudian jasad korban diseret menuju perkebunan sawit di daerah bumi ratu nuban, kemudian motor tersebut diminta RH untuk di jualkan kepada RS, kemudian motor tersebut dibawa oleh HJ kepada FJ untuk disepakti motor tersebut senilai Rp.1.600.000.-“

“Untuk pelaku RH akan diekanakan pasal berlapis pasal primer 340, subsider pasal 338 KUHP dan lebih subsider 365 ayat 3 dengan ancaman hukuman Mati/Seumur hidup, Sedangkan ketiga pelaku lainnya RS,HJ dan FJ akan dikenakan pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 4 tahun.” Tutup Kapolres. (nvl)

Baca Juga Yuk :  TKS Lamteng Sumringah, Setelah Puluhan Tahun Akhirnya Terima SK Bupati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here