Tekab Polsek Pugung Tangkap Buron 1 Tahun

GERBANGREPUBLIK.COM -(Tanggamus).  IH (29),  daftar pencarian orang (DPO) atas kasus pencurian dengan pemberatan (curat) diringkus tim anti bandit (Tekab) 308 Polsek Pugung, Kabupaten Tanggamus setelah buron selama setahun.

IH ditangkap petugas di rumahnya di Pekon Way Pring, Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus, Selasa (6/6/17) sekitar pukul 23.00 WIB  malam.

Kapolres Tanggamus  AKBP Alfis Suhaili, S.Ik., M.Si, melaui Kapolsek Pugung Ipda Mirga Nurjuanda, S.Sos mengatakan, IH merupakan tersangka kasus curat dengan korbannya bernama MU (29), yang tak lain tetangga dekat IH.

“Laporannya sudah setahun lalu tepatnya tanggal 23 Februari 2016. Tersangka masuk DPO kami berdasarkan laporan perkara LP/B-19/II/2016/Polda Lpg/Res Tgms/Sek Pugung tanggal 23 Februari 2016. Saat ada informasi (keberadaannya) langsung kami tindaklanjuti,” kata Alfis Suhaili.

Mendapatkan informasi IH pulang dari pelariannya di Bandung, Jawa Barat, anggota  Tekab 308 Polsek Pugung langsung melakukan penyelidikan. Dan setelah diketahui IH sedang berada di rumahnya, petugas langsung  menangkap IH tanpa perlawanan.

“Pelaku sudah kami amankan di Mapolsek Pugung untuk kepentingan penyidikan,” kata Kapolsek  Alfis.

Menurut Alfis, kejadian curat yang dilakukan IH terjadi pada tanggal 23/2/2016 lalu sekitar pukul 02.00 WIB. Tersangka masuk ke rumah korban MU saat MU tidak berada di rumah. Dan dengan leluasa tersangka IH mencuri barang dan uang korban.

Saat pulang, korban MU mendapati barang dan uangnya hilang dan langsung melaporkan ke Polsek Pugung. Korban mengalami kerugian satu handphone Samsung S5 Warna putih dan uang Rp. 500 ribu yang ditaruh didalam lemari dan pelaku kabur untuk menghilangkan jejak.

“Hasil penyelidikan dan keterangan saksi-saksi waktu itu, dugaan pelaku mengarah kepada IH, tetapi saat akan ditangkap dia terlebih dahulu melarikan diri” ujarnya.

Kepada petugas, IH mengakui perbuatannya dan hasil penjualan handphone serta uang curiannya telah habis dipakainya dalam pelarian.

“Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 363 tentang pencurian dengan kekerasan, ancaman maksimal 7 tahun penjara,” ujar Alfis.(say)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here