Tambang Batu Cuma Pake Izin HO, Ya Ditutup

GERBANGREPUBLIK.COM – Kerja tim terpadu dan monitoring Dinas Perizinan Kabupaten Pesawaran yang turun langsung ke Daerah, berimbas di tutupnya Tambang batu dan Docking alat berat oleh Unsur Pimpinan di tingkat Kecamatan wilayah Pesisir Lantaran pihak pengelola Tambang batu di Desa Sukajaya yang tidak melengkapi izin Selasa (21/3/2017).

Selain Aparatur pemerintah Kecamatan Teluk Pandan Koramil dan Polsek Padangcermin turut melakukan penutupan sementara Tambang Batu dan Docking Alat Berat .

Camat Teluk Pandan, M Yuliardi,  yang diwakili Sekretaris Kecamatan Teluk Pandan, Hadi Jaya Kesuma,  saat melakukan penutupan kedua lokasi tersebut dengan didampingi Kepala Desa Sukajaya Lempasing, A Zainuri, bersama Bhabinkamtibmas Bripka Niko Mulyanto dan Babinsa Serda Oding mengatakan, bahwa penutupan sementara kegiatan di kedua lokasi tersebut berdasarkan surat rekomendasi dari Tim Terpadu dan Monitoring Kabupaten Pesawaran yang telah melakukan peninjauan terhadap pengelolaan tambang batu dan docking alat berat tersebut.

“Penutupan sementara aktivitas penambangan batu yang berlokasi di Dusun 2 dan docking alat berat yang berada di Dusun 1 Desa Sukajaya lempasing  karena izinnya tidak sesuai dengan peruntukannya,” jelas Hadi Sekcam setempat.

Hadi juga menyampaikan, penutupan penambangan batu tersebut berdasarkan Surat Keputusan Camat Teluk Pandan Nomor : 005/089/VII.10/III/2017 tertanggal 09 Maret 2017. Dalam surat izinya, lokasi penambangan batu tersebut ijin HO-nya hanya untuk tempat tinggal, namun dilihat dari kondisi dilapangan, lokasi tersebut beralih fungsi menjadi lokasi penambangan batu.

“Saat Tim Terpadu melakukan peninjauan dilapangan, ternyata pemilik melakukan

penambangan batu, maka Tim Terpadu merekomendasikan untuk dilakukan penutupan sementara semua aktivitas dilokasi penambangan batu tersebut,” tambah Hadi .

Sementara, imbuhnya, untuk penutupan lokasi docking alat berat ini berdasarkan Surat Keputusan Camat Teluk Pandan Nomor : 611.43/085/VII.20/III/2017 tertanggal 08 Maret 2017. Yang menerangkan, bahwa izin HO di lokasi docking alat berat tersebut tidak sesuai dengan peruntukannya, untuk itu maka izin HO-nya perlu ditinjau ulang bahkan jika perlu dicabut.

“Kami sudah lebih satu kali memberikan surat teguran kepada pemilik, namun tidak ada itikad baik dari pemilik untuk memperbaiki atau mengurus perizinannya. Kalau masih juga mengurus izin maka akan kami cabut izin HO nya ,” ujarnya lebih tegas .(rds)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here