Suara Gemuruh, Aktivitas Gunung Raung Meningkat Terjadi 30 Letusan

infogeh.net, Banyuwangi – Aktivitas Gunung Raung di Banyuwangi, meningkat pada Selasa (2/2/2021). Terdengar suara gemuruh terus-menerus disertai letusan erupsi. Terdengar jelas dari Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, letusan terdengar hingga 30 kali dalam kurun satu jam.

Kurang lebih dalam waktu 4 jam sejak waktu subuh, suara gemuruh disertai dentuman terdengar sangat jelas. Bahkan, kepulan asap dipuncak Gunung Raung terpantau berwarna merah memantulkan cahaya lava pijar. Gunung Raung erupsi hingga saat ini.

Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung mencatat adanya gempa menerus (microtremor) dalam dua hari terakhir. Tremor menerus terekam dengan amplitudo 4-32 mm (dominan 10 mm). Sementara tektonik lokal terjadi 1 kali dengan amplitudo 11 mm, S-P 3,1 detik dan durasi 29 detik. Kurang lebih dalam waktu 4 jam sejak waktu subuh, suara gemuruh disertai dentuman terdengar sangat jelas.

Bahkan, kepulan asap dipuncak Gunung Raung terpantau berwarna merah memantulkan cahaya lava pijar. Kepala Pos PPGA Raung Mukijo menyatakan, Gunung Raung melontarkan abu vulkanik setinggi 300 hingga 500 meter kearah Timur.

Dari pantauan seismograf, terjadi tremor secar berkelanjutan dengan amplitudo 2 hingga 13 mm (dominan pada 5 mm). Dikatakan Mukijo, sejauh ini tidak ada perubahan suhu di desa sekitaran lereng gunung Raung. Suhu paling dingin masih di angka 21 hingga 18 derajat Celcius. Dalam data dari PPGA Raung, tercatat erupsi Gunung Raung terus berlangsung. Ditandai dengan adanya asap kawah teramati berwarna putih dan kelabu, dengan intensitas tipis hingga sedang, dan tinggi 300-700 m di atas puncak kawah. Asap atau abu mengarah ke timur.

Selain itu, terdengar suara gemuruh namun statusnya masih di level II, waspada.