Suami Jadi Dalang Pembunuhan Anis Suningsih Way Galih Lamsel

Lamsel—, (ZL), —-Tewasnya ibu rumah tangga, Anis Suningsih, warga Desa Way Galih, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan (Lamsel) akhirnya terungkap.

Awalnya, beredar informasi bahwa tewasnya Anis merupakan korban pembegalan yang terjadi di bilangan Jalan Desa Sindang Sari, Kecamatan Tanjung Bintang, pada Rabu (5/2) malam lalu.

Setelah dilakukan penyelidikan oleh jajaran Polres Lamsel dan Jatanras Polda Lampung, ternyata kasus tersebut merupakan murni pembunuhan berencana.

Dimana, dalam aksi pembunuhan tersebut aktor intelektualnya tidak lain adalah suaminya sendiri, Handoko.

Kapolres Lamsel AKBP Edi Purnomo, SH, SIK, MM mengungkapkan, pembunuhan tersebut telah direncanakan Handoko, bersama tiga rekannya, yakni NC, Y dan S.

Baca Juga Yuk :  Pj. Sekdaprov Humartoni Bantu Korban Tsunami Lamsel Rp 330,5 Juta

“Keempat tersangka memiliki peran masing-masing. NC memukul korban dengan menggunakan kayu, kemudian H menusuk korban sebanyak 5 kali. Sementara, Y dan S perannya untuk memantau situasi,” ungkap AKBP Edi saat gelaran pers rilis di Mapolres Lamsel, siang tadi (10/2).

Keempat tersangka itu berhasil dibekuk polisi secara bergilir. Pertama, 3 pelaku diamankan pada Sabtu (8/2) dan satu orang lainnya pada Minggu (9/2) lalu.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, motif pembunuhan tersebut disebabkan faktor keluarga dan ekonomi. Aksi pembunuhan itu sudah direncanakan oleh pelaku yang merupakan suami korban,”lanjutnya.

Baca Juga Yuk :  Polisi Tangkap Pelaku Curas Simpang Kates Kalianda Beserta BB

Perwira berpangkat dua melati dipundaknya ini juga mengatakan, pada saat dilakukan penangkapan pelaku sempat melawan petugas. Karenanya, dua tersangka dihadiahi timah panas di kaki.

“Sempat mau kabur dan melawan petugas. Karena itu kita berikan tindakan tegas terukur,” tukasnya

Akibat perbuatannya, para pelaku di jerat Pasal 340 dan 338 dan 365 (3) jo 55 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (net/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here