Seorang Pria di Lampung Utara Ditangkap Akibat Setubuhi Ibu Rumah Tangga dan Ancam Sebar Videonya

infogeh.net, Lampung Utara – KA (20), warga Sungkai Tengah, Lampung Utara, ditangkap Sat Reskrim Polres Lampung Utara. Pria yang bekerja sebagai sopir truk itu diduga memeras seorang ibu rumah tangga dengan mengancam menyebarkan foto dan video saat berhubungan intim.

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Hendri Apriliyanto mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman mengatakan ulah bejat tersangka berawal saat berkenalan dengan korban berinisial AH (31), warga Sungkai Selatan.

Pelaku dan korban berkenalan melalui aplikasi percakapan WhatsApp pada 11 Januari 2020. Selanjutnya, mereka berkomunikasi secara intens, baik chatting maupun video call.

“Saat sedang video call, tersangka meminta kepada korban untuk membuka pakaian. Saat itulah tersangka mengambil gambar korban dengan cara di screenshot. Foto korban yang dalam keadaan tidak berbusana tersebut kemudian disimpan oleh tersangka,” kata Hendri, saat konfrensi pers di Mapolres Lampung Utara, Selasa (4/2/2020).

Setelah itu, lanjut Hendri, pelaku mengirimkan foto-foto tak senonoh tersebut kepada korban. Pelaku lantas meminta agar korban menemuinya di Bandar Jaya, Lampung Tengah.

Setelah bertemu, pelaku lalu membawa korban ke salah satu hotel di Way Kanan dan menginap selama enam hari.

“Di hotel tersebut tersangka melakukan hubungan badan selayaknya suami istri dengan korban. Tersangka juga kembali mengambil foto-foto dan membuat video singkat saat korban sedang tidur ataupun saat sedang berhubungan badan,” jelas Hendri.

Foto serta video yang diambil oleh tersangka tersebut, rupanya dikirimkan kepada suami korban. Pelaku meminta uang sebesar Rp 1 juta. Atas kejadian tersebut, korban dan suaminya lalu melapor ke Polres Lampung Utara.

“Selain menangkap tersangka, petugas juga menyita barang bukti ponsel milik tersangka yang berisikan foto dan video korban tidak mengenakan pakaian saat berhubungan dengan tersangka,” ungkapnya.

Sementara itu, pelaku mengaku telah memaksa korban untuk melayani nafsu bejatnya selam enam hari di hotel. Tak cuma itu, pelaku juga memeras suami korban sebesar Rp1 juta. “Uang tersebut untuk membayar uang kontrakan serta menginap selama di hotel,” kata tersangka.

(Apriyadi/AD-L2)

Berita dan Informasi ini sudah diterbitkan dihalaman resmi lampung77.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here