oleh

Seorang Mahasiswa Minta VC Sebelum Gantung Diri

infogeh.net, Nasional – Kisah asmara Komang Mugiarto, 23 tahun, mahasiswa Universitas Bosowa (Unibos) Makassar, dengan Elthy Badung, 19 tahun, kini berakhir dengan tragis, gantung diri. Tragisnya, remaja ini meminta Video Call (VC) dengan Elthy dengan maksud untuk menyaksikan detik-detik dia bunuh diri.

Komang Mugiarto ditemukan gantung diri di kamar kosnya di Jalan Kesadaran, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel, Sabtu 7 Maret 2020, sekitar pukul 17.00 WITA. Ia nekat mengakhiri hidupnya hanya karena faktor asmara dengan mantan kekasihnya. Dia bahkan pada saat itu sudah memberitahukan mantannya, jika akan bunuh diri.

Kapolsek Panakukkang, Kompol Jamal Fatur Rachman mengatakan, sebelum korban mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di kamar kosnya, dia sempat komunikasi dengan mantannya, Elthy melalui pesan WhatsApp.

“Sebelumnya itu, korban chating dengan Elthy, mantannya. Dia bahkan pada saat itu sudah memberitahukan mantannya, jika akan bunuh diri. Korban juga menginginkan video call WhatsApp, untuk terakhir kalinya, mungkin agar Elthy ini melihat korban gantung diri,” kata Jamal saat dikonfirmasi Tagar, Minggu 8 Maret 2020.

Sebelum Komang mengakhiri hidupnya, sehari sebelumnya, Jumat, 6 Maret 2020, malam. Pria ini masih sempat komunikasi dengan Elthy, mantannya. Dalam percakapan yang berhasil di peroleh Tagar, Komang kerap kali meminta penjelasan kepada Elthy, apakah ia bahagia jika tak lagi mengganggunya.

Namun, pertanyaan korban tak pernah digubris oleh Elthy. Bahkan, korban sempat mengatakan jika ia tersiksa dengan keadaan seperti ini. Dan Elthy pun menjawab “Kamuji yang bikin dirimu tersiksa na”. Dan Komang membalasnya “capek ka begini setiap hari,”

“Kadang menangis tidak jelas, ketawa tanpa ada sebab, dan marah tapi tidak tahu karena apa. Ia juga mengatakan bahwa rindu sama orang yang sudah milik orang lain, cemburu melihat kemesraan seseorang yang bukan miliknya lagi, serta gelisah memikirkan dia lagi berbuat apa,” tulis Komang.

Keluh kesah Komang dibalas Ethy, jika dulunya tidak seperti itu. Bahkan, Komang ini dianggap mengabaikan dirinya atau merasa tidak penting di hidupnya. Melihat respon Ethy, kian cuek dan tak peduli dan keadaan Komang, sehingga anak remaja ini mulai menebar ancaman jika ia ingin bunuh diri.

Aksi kenekatan mahasiswa ini diawali dengan mengirim pesan kepada mantan kekasih untuk bertatap muka secara langsung melalui video call. Almarhum juga meminta kepada Elthy untuk menyaksikan adegan yang hendak dilakukannya (bunuh diri).

“Kuanggap jawabanmu iya, tolong jangan tidur malam ini. Nanti saya VC ki kalau sudah siapKuhabiskan dulu rokokku nah sebatang. Tolong angkat telfonku untuk terakhir kalinya.

Kamu tidak perlu bicara karena tidak ada yang perlu dibicarakan. Cukup lihat dan nikmati pemandangannya. Btw… kusayangki sampe akhir hayatku. Ummaachhh,” tulis Komang.

Dan pada saat itu, sekitar pukul 23.14 WITA, Komang diduga mulai mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Karena, Ethy pada saat itu masih sempat merespon chat Komang, dan memintanya untuk segera menelpon. Tapi, chat itu tak kunjung di respon hingga pukul 23.31 WITA.

Dan meski tak digubris chatnya, Ethy sempat mengatakan “kak, jangan nekat,”. Ethy, terus berusaha mengirimkan pesan ke Komang, tapi sudah tak kunjung dibalas dan pada akhirnya Komang ditemukan meninggal dunia dengan posisi gantung diri di pintu kamar kosnya dibilangan Jalan Kesadaran, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel, Sabtu 7 Maret 2020, sekitar pukul 17.00 WITA.

Komentar

Berita Terkait