Sebar Hoax, Tim Hukum Rycko-Jos Laporkan Pemilik Akun Facebook Ke Polda

Infogeh.net, Bandar Lampung – Kuasa hukum pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Bandarlampung nomor urut 1 Rycko Menoza-Johan Sulaiman melaporkan akun Facebook atas nama Aldo Anggaro ke Polda Lampung, Senin (19/10).

Tim advokasi Rycko-Jos, Heri Hidayat menerangkan pihaknya mendapat serangan kotor berupa pencemaran nama baik, fitnah dan berita bohong(hoax) dalam bentuk editan video berdurasi 0:49.

Video tersebut disebarkan luaskan di grup facebook dengan nama grup Kota Bandar Lampung oleh akun bernama Aldo Anggaro, Rabu tanggal 14 Oktober 2020 pukul 15.55 WIB, video tersebut dibagikan dengan caption “dangdutan dulu kita, tariiik mang…”.

Heri menjelaskan video tersebut diawali potongan video kampanye Johan Sulaiman, M.M. di kecamatan Wayhalim pada tanggal 11 Oktober 2020 dengan dialog sebagai berikut:

Bapak Johan : Kebersihan itu sebagian dari?
Peserta kampanye : Iman
Bapak Johan : Kebersihan sebagian dari?
Peserta kampanye : Iman
Bapak Johan : Berarti kalau kotor?
Peserta kampanye : Gak iman, kurang (samar-samar)
Bapak Johan : Imannya berkurang, imannya lagi turun ya bu ya!

Potongan video tersebut kemudian direkayasa dengan foto-foto berupa masker, kain (bahan kampanye) disandingkan dengan uang pecahan Rp.100.000,- yang disertai teks: “PKS SUDAH BERUBAH, IMANNYA SUDAH TURUN, KATANYA PARTAI DAKWAH, TAPI KOK GAK BISA BEDAIN MANA YANG HARAM DAN HALAL”,

Baca Juga Yuk :  Mendagri Tjahyo Siap Jamu Peserta Rakernas SMSI

Diiringi dengan lagu yang kalimatnya berbunyi:

“BILA ENGKAU BERBICARA, LAIN DIMULUT LAIN DIHATI, DAN BILA ENGKAU BERJANJI, SELALU ENGKAU INGKARI, JIKALAU KAU DIPERCAYA.. dst”,

Lalu, disambung kembali dengan potongan video ibu-ibu pedagang memegang masker, kain, serta uang Rp.100.000,- disertai dengan suara dialog dalam video:

Perempuan pewawancara : Bapak yang mana?
Ibu-ibu pedagang : bapak yang nomor 1, yang sama rycko (samar-samar)
Perempuan pewawancara : Ooo ama Rycko, berapa duitnya buk?
Ibu-ibu pedagang : seratus
Perempuan pewawancara : Ooo yaudah.
Disambung kembali dengan foto masker, kain, telur asin dan uang Rp.100.000,-

Disambung kembali dengan potongan video kampanye bapak Ir.Johan Sulaiman, M.M. dengan suara “Imannya lagi turun ya bu ya”.

Video tersebut sudah disebarkan kembali oleh puluhan akun facebook salah satunya bernama Anastasia Wayka di group Bandar Lampung memilih pemimpin pada hari Rabu tanggal 14 Oktober 2020 pukul 18.15 dengan menambahkan caption:

Baca Juga Yuk :  Kotak Suara Pemilu dari Kardus? Berikut Penjelasan KPU

“PAGI PAGI KE PASAR WAY HALIM, BELI TELUR, TELUR ASIN.. EH, INI NGAKU KATANYA ALIM, MALAH BAGI YANG TIDAK BERIZIN” dengan berbagai Tag diantaranya:

#TOLAKPOLITIKUANG#TOLAKCUKONGASENG#BAWASLUKAMUDIMANA?#KPKTANGKAPPELAKUPOLITIKUANG

Heri menegaskan, video tersebut tidak benar dan menyesatkan, juga mencemarkan nama baik Johan Sulaiman secara khusus dan kader-kader PKS secara umumnya.

“Pak Johan melakukan kampanye sesuai jadwal yang ada, menemui dan menyapa beberapa pedagang di Pasar Way Halim dan mempromosikan diri sebagai Calon Wakil Walikota Bandar Lampung. Kemudian timnya, Nofra berinisiatif untuk membeli kue tersebut sebanyak 300 buah dengan harga Rp.300.000,” ujarnya, Selasa (20/10).

“Melihat hal tersebut pedagang telur asin dan Pedagang Pisang berkata “beli juga dong pak dagangan saya”, oh iya kami beli Rp.100.000, ya, kata Nofra. Beberapa hari setelah agenda kampanye tersebut, muncul video fitnah seperti yang telah dijelaskan di atas,” tambahnya.

Berita dan informasi ini sudah diterbitkan terlebih dahulu dihalaman resmi
rmollampung.id

10 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here