PWI Nyatakan Sikap Resmi, Kapolda Minta Maaf

GERBANGREPUBLIK.Com– Melalui Ketua PWI Lampung Supriyadi Alfian yang memimpin langsung rapat menyikapi salah tangkapnya wartawan “Translampung” Yudi Indrawan, sebanyak empat poin diputusan dalam rapat  di Balai Wartawan, Senin (20/3/17).

Dari empat keputusan diantarnya, rapat menghasilkan beberapa point yang harus kita lakukan .
Pertama, membuat penyataan sikap wartawan se Provinsi Lampung ditandatangani pimpinan media dan  organisasi wartawan PWI, AJI dan IJTI.
Ke dua, surat pernyataan sikap dan minta klarifikasi kepada Kapolda segera disampaikan setelah semua pimpinan media .

Ke tiga, sebelum adanya penyelesaian kasus Yudi, seluruh media diminta memboikot pemberitaan yang menyangkut jajaran Polda Lampung.
Ke empat, proses laporan Yudi ke Propam Polda kita kawal bersama sampai diproses.

Supriyadi Alfian mengatakan PWI Lampung berusaha membela bahkan melindungi para anggotanya yang kadang memang rawan terhadap perlakuan tak senonoh pihak lain. Dalam hal ini PWI Lampung menyayangkan tindakan polisi salah tangkap kepada Insan Pers yang sedang menjalankan tugas Jurnalist.

Sedangkan di tempat terpisah dan hari yang sama, Kapolda Lampung Inspektur Jenderal Sudjarno yang didampingi Wakapolda Lampung Irjen (Pol) Boni Fasius Tampoi, Kabid Humas Kombespol Sulistyaningsih, Kabid Propam Kombespol Anton dan Wadir Ditnarkoba AKBP Wika terkait peristiwa penangkapan kepada wartawan, ia menyebutnya dengan sebutan kesalah pahaman sebab polisi tidak mengetahui Bahwa Yudi Indrawan korban salah tangkap merupakan Wartawan Trans Lampung.

“tidak ada niat kita sedikitpun untuk melecehkan profresi wartawan. Saya yakinkan bahwa itu adalah salah pahaman antara anggota polri dan wartawan sebab sejak awal tidak diketahui bahwa yang bersangkutan wartawan. Setelah diketahui wartawan baru kita lepas,” ujar Kapolda Lampung Irjen (pol) Sudjarno dihadapan wartawan, senin (20/3)

Di tambahkan Jenderal berbintang dua ini,  bila peristiwa salah tangkap menimbulkan rasa ketersinggungan dari insan pers, sekali lagi secara terang mewakili institusi kepolisian meminta maaf kepada insan pers.

“katakanlah ada ketersinggungan dari insan pers, sekali lagi saya mohon maaf. Kalau apa yang terekam di video itu tersinggung saya mohon maaf. Terima kasih atas kerjasamanya selama ini dan kejadian ini kita jadikan bahan evaluasi secara bersama-sama. Dari kami pihak kepolisian dan juga insan pers,” ujar Kapolda .( rds)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here