Polres Jakbar Berhasil Menangkap 1.3 Ton Ganja di Bakauheni Lampung

1.3 Ton Ganja
infogeh.com – Awal tahun 2018 Polres Metro Jakarta Barat berhasil menangkap mobil boks berisi ganja seberat 1,3 ton di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Senin (1/1) lalu. Dari jaringan narkoba antarprovinsi itu, aparat Satnarkoba Polres Jakarta Barat berhasil menciduk enam orang tersangka.
Enam tersangka itu yakni Frengki Alexsandro Siburian, 31; Yohanes Chistian Natal, 30; Ade Susilo, 29; Rizki Akbar, 27; Rocky Siahaan, 34; Gardawan 24. Mereka membawa narkoba jenis daun ganja dari Aceh menuju Jakarta, Minggu (31/12).
Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat AKBP Suhermanto mengatakan jika pengiriman tersebut menggunakan empat kendaraan melalui jalur laut melewati dermaga Bakauheni, Lampung. Akan tetapi, dari empat mobil tersebut hanya satu mobil yang diisi beberapa karung ganja.
Mobil tersebut sudah dimodifkasi dan dilapisi baja ringan dan diisikan tumpukan arang agar tidak terlihat berisi narkoba
“Mobil yang diisi ganja itu sudah dimodifikasi dengan baja ringan untuk mengelabui petugas. Jadi saat dilakukan pemeriksaan hanya terlihat tumpukan arang. Namun saat digeledah, ternyata posisi paling belakang terisi ganja,” kata Suhermanto saat ditemui JawaPos.com, Kamis (4/1).
Tidak sekedar itu, Suhermanto memaparkan, jika penangkapan ini merupakan pengembangan dari Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat pada bulan Maret 2017 lalu. Kemudian saat dilakukan pengembangan lebih lanjut dengan analisis data IT, didapatkan informasi akan ada pengiriman narkotika jenis ganja dari provinsi Aceh ke Jakarta.
Oleh karena itu Sat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Barat yang dipimpin oleh Kasat Resnarkoba AKBP Suhermanto dan Kanit 1 Sat Resnarkoba AKP Alrasydin Fajri Gani melakukan penyelidikan, dengan menggunakan teknik surveillance target.
Saat ditanya perihal jumlah kerugian dalam hitungan rupiah, Suhermanto enggan mengatakan secara detail. “Kita tidak akan mengungkapkan itu (jumlah rupiah), akan tetapi kami akan menghitung jumlah daya rusak akibat dari ganja tersebut,” tegas Suhermanto.
Dalam pernyataannya ganja yang dikirim tersebut memiliki daya rusak mencapai 2.600.000 orang jika narkoba tersebut bebas dari penangkapan petugas dan Indonesia harus mewaspadai narkoba.
jawapos
Baca Juga Yuk :  Truk Fuso Amblas di Dekat Underpass UNILA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here