PNS Pemprov Lampung Dapat Tambahan Penghasilan, Kok Bisa?

infogeh.net, Lampung – Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung akan mendapatkan tambahan penghasilan pegawai (TTP). Besarannya sesuai dengan beban kerja, penyesuaian anggaran dan relokasi anggaran.

Tambahan penghasilan tersebut untuk jabatan struktural, jabatan fungsional dan jabatan pelaksana. Hal tersebut berdasarkan Peraturan Gubernur Lampung Nomor 5 Tahun 2021 tanggal 8 Februari 2021 tentang Besaran Tambahan Penghasilan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Tambahan Penghasilan Pegawai terbesar didapatkan oleh Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (Sekretaris Daerah) sebesar Rp.75 juta.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan membenarkan informasi tersebut. Adanya Peraturan Gubernur tersebut memperhatikan Surat Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Nomor: 900/933/KEUDA tanggal 5 Februari 2021 perihal Pemberian Persetujuan Tambahan Penghasilan kepada Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung

Baca Juga Yuk :  Layanan IGD Dikeluhkan Lambat, RSUDAM Lampung Beri Tanggapan

“Intinya sudah ada Pergub Nomor 5 Tahun 2021. Pergub ini sudah sesuai dengan persetujuan Mendagri,” katanya kepada Lampost.co, Minggu, 21 Februari 2021.

Dalam Peraturan Gubernur Lampung tersebut, Selain Tambahan Penghasilan Sekretaris Daerah, ada juga untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Asisten Sekda) sebesar Rp38 juta Selanjutnya Jabatan Pimpinan Tinggi (Inspektur, Kaban/Kadis/Sekwan) yakni Inspektur sebesar Rp40 juta, BPKAD sebesar Rp35 juta. Bappeda dan Disdukcapil sebesar Rp32,5 juta, Sekretaris DPRD, DPMPTSP, BKD, Badan Penghubung sebesar Rp28 juta.

Baca Juga Yuk :  Peringatan Dini Cuaca Lampung: Hujan-Petir dan Angin Kencang, Ini Dia Wilayahnya

Kemudian, Jabatan Pimpinan Tinggi (Staf Ahli Gubernur) sebesar Rp22,5 juta, Jabatan Pimpinan Tinggi (Kepala Biro) sebesar Rp22 juta. Lalu Administrator (Ka. Penghubung/Irban/Sekretaris/Kabag) sebesar Rp14 juta hingga Rp18,2 juta. Lalu Administrator (Kabag/Kabid/Ka.UPTD) sebesar Rp11 juta – Rp16,7 juta dan Pengawas (Kasubbag, Kasubbid dan Kepala Seksi) sebesar Rp7,5 juta – Rp12,7 juta.

Sementara Tambahan untuk Penghasilan Pegawai yang terendah ada di Jabatan Pelaksana yakni Pengemudi, Binatu Rumah Sakit, Juru Pungut Retribusi, Juru Rawat Jenazah, Pemulasaraan Jenazah, Petugas Keamanan dan Petugas Pengambil Contoh sebesar Rp1,7 juta – sampai Rp2,1 juta. Kemudian, Pramu Bakti dan Pramu Kebersihan sebesar Rp1,6 juta- sampai Rp2 juta.