Pelaku Pencuri Motor Di Jalan Lintas Barat, Ternyata Ada Yang Masih Pelajar SMP

GERBANGREPUBLIK.COM – Dua pelaku spesialis pencurian sepeda motor, satu diantaranya berstatus pelajar SMP,  yang biasa beroperasi di jalan lintas barat (Jalinbar) Kecamatan Wonosobo dan Bandar Negeri Semoung (BNS), Kabupaten Tanggamus, Lampung diringkus tim khusus anti bandit (Tekab) Polres Tanggamus, Jumat (5/5/2017).

Mereka adalah, Setiawan (24) alias Awan (resedivis/pernah menjalani hukuman selama 3,5 tahun 2012 dalam perkara Curas), mengalami luka tembak di kaki, dan AP (15), yang berstatus pelajar SMP.  Keduanya dikenal dua bromocorah yang sering beroperasi di Jalan Lintas Barat Kecamatan Wonosobo dan Bandar Negeri Semoung (BNS) Kabupaten Tanggamus.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tanggamus, AKP Hendra Saputra, SH., mendampingi Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.Ik., M.Si., mengatakan kedua tersangka ditangkap tim khusus anti bandit (Tekab) 308 Polres Tanggamus, berdasarkan penyelidikan laporan perkara LP/B-87/IV/2017/Polda Lpg/Res Tgms/Sek Sobo tanggal 24 April 2017, korban Rani (20) warga Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus, tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Raya Pekon Lakaran Kecamatan Wonosobo.

Saat kejadian korban membawa sepeda motor Honda Beat BE 8886 LR melintasi jalan Lakaran, sekitar jam 11.30 Wib diberhentikan oleh para tersangka, lalu tanpa diduga korban memepet dan mematikan kontak sepeda motor korban sambil mengancam menggunakan pisau, karena korban merasa ketakukan lalu membawa kunci sepeda motor dan berlari meminta pertolongan tetapi pelaku yang memang siap mencuri mengambil paksa sepeda motor tersebut menggunakan kunci T yang selalu dibawanya. Tetapi pada saat pengembangan tadi malam, tersangka Setiawan yang juga resedivis/pernah menjalani hukuman selama 3,5 tahun 2012 dalam perkara Curas berusaha melawan, lantas dilakukan tindakan terukur dibagian kaki kanannya.

“Tersangka Setiawan merupakan resedivis dalam kasus Curas tahun 2012, saat pengembangan berusaha melawan, setelah dilakukan tembakan peringatan kemudiam terhadapnya dilakukan tindakan terukur pada kaki kanannya” terang AKP Hendra Saputra, Sabtu (6/5/17) pagi.

Berdasarkan keterangan tersangka, lanjut AKP Hendra Saputra, keduanya telah melakukan aksi Curas di 5 TKP diantaranya jalan raya Pekon Lakaran berupa Honda Beat BE 8886 LR warna hijau putih, jalan raya pekon Sanggi berupa Honda Beat Pop, 2 Unit Honda Revo dan Honda Beat, selain itu melakukan pencurian dengan pemberatan (Curat) 4 TKP di kebun coklat curup Pekon Way Kerap, Semaka berupa Honda Blade warna Kuning, di Kem-A Pekon Tengos BNS mencuri Honda Supra Fit, didepan rumah Pekon Tengos Honda Supra Fit dan Jalan PU Pekon Srikaton Semaka, Supra Fit New. Dan pada saat penangkapan para pelaku juga sudah berniat mencuri dikuatkan kunci T yang ditaruh dipinggang tersangka Setiawan.

Saat ini tersangka Setiawan, warga Pekon Gunung Doh BNS dan AP yang merupakan siswa kelas 3 SMP, beralamat di Pekon Banding BNS, berikut barang bukti, sebilah pisau cap garpu bergagang kayu warna cokelat dan bersarung warna cokelat tua, kunci leter ‘T’ kombinasi berikut anak mata kunci, sepeda motor Honda Beat warna Hijau Putih, BE 8886 LR (milik korban) dan Sepeda Motor Honda Revo warna merah tanpa plat yang dipergunakan melakukan kejahatan ditahan di Polres Tanggamus guna penyidikan lebih lanjut.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara dan terhadap AP, Pelaku Anak berkonflik dengan hukum (ABH) diterapkan Pasal 365 ayat (2) ke-1, ke-2 dan ke-3 KUHP dan UU RI No.11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, mengingat pelaku masih berstatus anak dengan umur 15 tahun” tandas AKP Hendra Saputra.(say)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here