Langka ! Komisi II Panggil DPTPH Tanggamus Dan Distributor Mengenai Pupuk Langka

infogeh.net, Tanggamus – Komisi II DPRD Tanggamus sebagai mitra kerja Dinas Pertanian, akan mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Holtikultura, dan distributor pupuk, Kamis (4/2) hari ini.

RDP menyikapi kelangkaan pupuk bersubsidi, serta rumitnya persyaratan untuk mendapatkannya saat dibutuhkan.

Anggota Komisi II Irsi Jaya sangat menyayangkan terjadinya kelangkaan pupuk, mengingat sebagian besar wilayah tanggamus adalah lahan pertanian. Pasca musim tanam padi saat ini petani sawah sangat membutuhkan pupuk.

Dirinya berharap pihak Pusri melakukan monitoring langsung kelapangan, dan mengawasi lini 3 dan 4 dari distributor ke agen-agen pengecer, jangan sampai ada penyelewengan ataupun penimbunan oleh pihak-pihak tertentu.

Baca Juga Yuk :  Viral Supir Truk Adu Mulut Dengan Petugas yang diduga Lakukan Pungli di Lampung Timur

Tahun 2020 pemerintah mengalokasikan pupuk sebanyak 8.9 juta ton ditahun 2021 sebayak 9 ton, ditambah 1,5 juta liter pupuk organik cair.

“Dinas terkait agar mengevaluasi data kelompok tani yang ada yang ada, mulai dari keaktifan angotanya luas lahannya, jangan sampai ada kelompok tani yang sudah tidak aktif malah mendapatkan pupuk tersebut, yang ujungnya dimanfaatkan oleh oknum tertentu,” ujar politisi PPP ini, Rabu (3/2) malam.

Baca Juga Yuk :  Viral Supir Truk Adu Mulut Dengan Petugas yang diduga Lakukan Pungli di Lampung Timur

Dikatakannya, berdasarkan Permentan No 49 Tahun 2020, pupuk bersubsidi diperuntukkan bagi petani yang telah bergabung dalam kelompok tani, yang menyusun Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

“Dalam RDP saya akan menanyakan kendala penyebab kelangkaan pupuk ini terjadi, juga kuota alokasi Tanggamus tahun 2021, sebab dengan cukupnya kebutuhan pupuk akan menjadi penunjang petani akan sejahtera,” demikian Irsi Jaya.

Berita dan informasi ini diterbitkan terlebih dahulu dihalaman resmi rmollampung