Lampard: Menerima Kenyataan Pahit, Dulu Disayang Kini Dibuang

infogeh.net, Sepak Bola – Frank James Lampard mungkin terkejut atau mungkin saja sudah ada feeling akan dipecat menyusul hasil minor yang dialami Chelsea. Ya, terlepas apa pun yang dirasakan oleh Lampard, dia harus menerima kenyataan pahit ini.

Manajemen memutuskan membawa Lampard ‘pulang’ pada 2019. Kala itu, kedatangan Lampard ke Chelsea sebagai pelatih disambut dengan berbagai respons. Ada yang positif, ada juga yang menganggap bahwa Lampard masih hijau untuk melatih tim sekaliber Chelsea.

Namun, lantaran rasa cinta yang begitu besar, maka Lampard memutuskan tidak menghiraukan nada-nada minor yang dialamatkan kepada dirinya.

“Saya sangat bangga bisa kembali ke Chelsea sebagai pelatih. Semua orang tahu seberapa besar cinta saya untuk klub ini dan sejarah yang kami miliki bersama,” kata Lampard.

Kembalinya Lampard ke Chelsea sebagai pelatih disambut sukacita. Direktur Chelsea kala itu, Marina Granovskaia menyebut saat itu waktu yang sempurna bagi Lampard kembali ke Stamford Bridge.

“Merupakan kebanggaan bagi kami bisa menyambut Frank kembali ke Chelsea sebagai pelatih. Frank memiliki pengetahuan luas dan pemahaman mendalam tentang klub dan musim lalu ia mendemonstrasikan dirinya sebagai salah satu pelatih berbakat di sepak bola,” ujar Direktur Chelsea Marina Granovskaia.

“Setelah 13 tahun sebagai pemain bersama kami, di mana ia menjadi legenda dan top skorer sepanjang masa kami, kami percaya ini waktu yang sempurna baginya untuk kembali dan kami senang bisa melakukannya. Kami akan melakukan apapun yang kami bisa untuk membantunya membawa sukses bagi klub,” sambungnya.

Pada awal-awal membesut Chelsea, Lampard sempat berjanji bakal mengorbitkan pemain-pemain muda.

“Akademi akan jadi satu hal yang akan kami evaluasi dengan mendalam. Kami ingin menunjukkan kepada mereka bahwa ada jalan antara kedua tempat yang bisa disebrangi jika mereka bisa membuktikan kapasitas mereka,” tutur Lampard.

“Kami akan memantau mereka dan jika mereka melakukan pekerjaan yang baik, kita akan melihatnya. Akademi klub ini melakukan kerja hebat dalam beberapa tahun terakhir, jadi merupakan kesalahan jika kita tidak memaksimalkannya,” tegasnya.

Namun seiring berjalannya waktu, Lampard mulai mengubah strateginya. Khususnya menyambut musim ini, Lampard melirik talenta-talenta dari luar Inggris. Sebut saja ada nama Timo Werner dan Kai Havertz yang diboyong Lampard tapi tidak mampu memberikan kualitas terbaik.

Apalagi, sepanjang musim ini, Lampard terlihat sulit membawa Chelsea bersaing merebut juara. Bahkan, untuk menembus empat besar rasanya sulit. The Blues tertahan di peringkat kesembilan dengan catatan delapan kali menang, enam kali kalah, dan lima kali imbang.

Abramovich Murka


Tren buruk yang dialami Chelsea dilaporkan membuat pemilik klub Roman Abramovich murka. Hal itu pula yang disebut-sebut sebagai pemicu Lampard didepak. Abramovich tidak segan-segan untuk memecat pelatih, meskipun ada nama besar macam Jose Mourinho yang memberikan Chelsea gelar juara Liga Inggris.

Selain itu, Abramovich juga kecewa karena sudah mengeluarkan dana besar untuk mendatangkan pemain anyar tapi hasilnya tidak sesuai harapan.

Beberapa hari sebelum Lampard resmi dipecat, pimpinan media Jerman, Bild, Christian Falk sudah memprediksi nasib Lampard. Dia bilang, Abramovich sudah menyiapkan nama-nama pelatih potensial pengganti Lampard.

Pelatih yang dikaitkan dengan Chelsea ialah Thomas Tuchel, Massimiliano Allegri, Brendan Rodgers, Ralph Hasenhuttl, dan Julian Nagelsmann. Tetapi, kabar teranyar melaporkan, Thomas Tuchel menjadi nama terdepan untuk mengganti posisi Lampard.

Well, kita tunggu saja bagaimana kelanjutan nasib Chelsea ke depan. Yang pasti, kebersamaan Lampard dengan klub yang ia cintai harus berakhir dan tidak ada yang tahu pada masa mendatang, apakah Lampard kembali atau hanya masuk catatan sejarah hidupnya.