lagi dan Lagi, Merapi Kembali Muntahkan Lava Pijar

infogeh.net, Yogyakarta – Selama 12 jam Minggu, 7 Februari 2021, dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB, puncak Gunung Merapi tidak teramati karena kabut dan awan. Namun pada 12 jam berikutnya, atau pada Minggu pukul 18.00 WIB hingga Senin, 8 Februari 2021, pukul 06.00 WIB, petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi kembali dapat melakukan pemantauan secara visual.

Selama 12 jam itu, secara visual, petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi mencatat terjadinya 12 kali luncuran lava pijar.

“Kesemuanya mengarah ke hulu Sungai Boyong dan hulu Sungai Krasak dengan jarak luncur maksimal 1.000 meter dari puncak,” kata petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi Arif Cahyo Purnomo, Senin, 8 Februari 2021.

Dia menjelaskan bahwa selama kurun waktu tersebut asap kawah tidak teramati. Sedangkan aktivitas kegempaan terjadi 45 kali gempa guguran dengan amplitudo berkisar 3 milimeter hingga 20 milimeter, dan durasi antara 12,3 detik hingga 118,4 detik.

Kegempaan fase banyak atau hybrid tercatat terjadi dua kali dengan amplitudo 3 milimeter dan durasi maksimum 8,5 detik.

“Tercatat pula adanya kegempaan hembusan sebanyak 1 kali dengan amplitudo 3 milimeter dan durasi 7,2 detik,” ujarnya.

Untuk cuaca cenderung berawan dan mendung dengan angin bertiup lemah, sedang, hingga kencang ke arah timur. Namun pada 6 jam dari pukul 00.00-06.00 WIB angin mengarah ke barat dan barat daya selatan. Suhu udara, katanya, terendah 13,5 derajat celsius dan tertinggi 26,6 derajat celsius dengan kelembaban antara 66 hingga 94% dan tekanan udara 625-780,5 mmHg.

Sementara di Stasiun Klimatologi Mlati BMKG Yogyakarta, meminta masyarakat waspada potensi hujan sedang-lebat disertai petir dan angin kencang di Kulonprogo Utara, Sleman, Bantul Utara, Gunungkidul, dan Kota Yogyakarta serta gelombang laut tinggi di Perairan Selatan Yogyakarta.

Disebutkan, dalam 24 jam, mulai Senin pagi pukul 07.00 WIB, cuaca umumnya berawan, dan siang hingga sore hari potensi hujan ringan-sedang terjadi di wilayah Kulonprogo Selatan, Sleman, Bantul Selatan dan Gunungkidul Selatan, dan pada dini hari berawan.

Potensi hujan sangat ringan terjadi di wilayah Gunungkidul Selatan dan Bantul Selatan. Angin dari arah barat dengan kecepatan maksimum 30 km/jam. Sementara gelombang laut di perairan selatan Yogyakarta tinggi gelombang berkisar antara 2.5-4.0 meter atau kategori tinggi.

Berita dan informasi ini diterbitkan terlebih dahulu dihalaman resmi Lampost