Kurs Rupiah Loyo, Mata Uang Garuda di Posisi Rp14.019/USD

infogeh.net, Nasional – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Jumat, 5 Februari 2021 pagi atau di akhir pekan terlihat melemah tipis daripada hari sebelumnya yang berada di posisi Rp14.015 per USD.

Mata uang Garuda kesulitan menghantam mata uang Paman Sam di tengah katalis positif berupa langkah investor mencerna data pengangguran AS.

Nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka tertekan ke posisi Rp14.019 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.019 hingga Rp14.032 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.859 per USD.

Di sisi lain, kurs dolar Amerika Serikat naik pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), karena para pelaku pasar mencerna angka klaim pengangguran yang baru dirilis negara itu. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,39 persen menjadi 91,5209.

Baca Juga Yuk :  Kasus Penganiayaan Perawat Perlanjut! Melisa : Saya Gak Takut

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1966 dari USD1,2025 pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris naik menjadi USD1,3674 dibandingkan dengan USD1,3642 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7601 dari USD0,762.

Kemudian dolar AS dibeli 105,52 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 105,05 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9039 franc Swiss dibandingkan dengan 0,8993 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2831 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,2780 dolar Kanada.

Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), setelah data menunjukkan ada penurunan klaim pengangguran pertama kali yang lebih besar dari perkiraan. Pemerintah AS terus berupaya memacu pemulihan ekonomi meski covid-19 terus membayangi.

Baca Juga Yuk :  Kebelet Punya Momongan, Ini yang Dilakukan Atta Halilintar

Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 332,26 poin atau 1,08 persen menjadi 31.055,86. Sedangkan S&P 500 menguat sebanyak 41,57 poin atau 1,09 persen menjadi 3.871,74. Kemudian indeks Komposit Nasdaq naik 167,20 poin atau 1,23 persen menjadi 13.777,74.

Sebanyak 10 dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir dengan warna hijau, dengan sektor keuangan naik 2,28 persen, melampaui sisanya. Sedangkan sektor material tergelincir sebanyak 0,54 persen, satu-satunya kelompok yang menurun.

Berita dan informasi ini diterbitkan terlebih dahulu dihalaman resmi Lampost