Krakatau Park, Mewahnya Wisata di ujung Pulau Sumatera

infogeh.net, Lampung – Provinsi Lampung bakal segera memiliki destinasi baru wisata Krakatau Park. Proyek bernama Bakauheni Harbour City (BHC) ini direncanakan mulai dibangun tahun ini dan ditargetkan selesai 2022.

Pembangunan Proyek Bakauheni Harbour City yang akan digarap Pemerintah Provinsi Lampung bersama dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Hutama Karya (Persero) dan PT. ITDC, kini memasuki babak baru setelah dirampungkannya Visioning Masterplan Kawasan dan Feasibility Study (FS).

Wakil Menteri II BUMN, Kartiko Wirjoatmodjo mengatakan sesuai dengan komitmen awal yang disampaikan Menteri BUMN Erick Thohir bahwa institusinya siap mendukung pengembangan kawasan pariwisata Lampung.

“Kami mendukung untuk membangun wilayah Bakauheni menjadi kawasan wisata yang menarik melalui atraksi dan pembangunan kawasan. Sesuai target bahwa tahun 2022 sudah ada yang terbangun. Salah satunya Jatim Park Group yang akan membangun Krakatau Park, yakni themepark yang akan menjadi salah satu daya tarik wisatawan ke Lampung ini,” kata Kartiko, saat kunjungan kerja ke Terminal Anjungan Agung, Bakauheni, dalam keterangan yang diterima Lampung77.com, Kamis (18/3/2021).

“Tentu untuk mewujudkan megaproyek ini, kita membutuhkan dukungan seluruh pihak terkait perizinan, pengamanan, dan juga agar dapat dikomunikasikan kepada masyarakat yang pada akhirnya BHC ini akan menjadi kawasan ekonomi baru dan memberikan kemanfaatan yang besar untuk seluruh masyarakat Bakauheni dan sekitarnya,” kata dia.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi optimistis Proyek Bakauheni Harbour City dapat terealisasi pada tahun 2022 atau lebih cepat dari target awal tahun 2024 atau ditargetkan dapat rampung dalam 3-4 tahun mendatang.

Menurutnya saat ini sedang dilakukan penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) Detail Masterplan Kawasan Terintegrasi Pariwisata Bakauheni oleh ASDP dan kesepakatan skema kerjasama antara Pemerintah Provinsi Lampung, ASDP, Hutama Karya, dan ITDC dalam satu konsorsium Bersama dalam bentuk Joint Venture Company.

“Dengan adanya komitmen dan upaya akselerasi seluruh pihak, proyek ini dapat terwujud pada tahun 2022. Kami yakin BHC ini akan menjadi kawasan pariwisata terintegrasi nasional, yang mampu menarik wisatawan baik domestik maupun asing untuk datang ke ujung pulau Sumatera ini,” kata Arinal, di sela kunjungan kerja Wakil Menteri II BUMN Kartiko Wirjoatmodjo.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengatakan pembangunan Kawasan Terintegrasi Pariwisata Bakauheni ini dirancang dengan konsep Integrated Tourism Complex.

beberapa specific-magnet yang dibangun akan menjadi destinasi dan daya tarik pariwisata sekaligus menjadi Hub dalam sistem jaringan pariwisata. Kondisi eksisting kepemilikan lahan Bakauheni secara keseluruhan seluas 214,6 hektare.

Ia mengungkapkan Bakauheni dikelilingi ragam obyek wisata mulai dari sejarah, alam dan pariwisata minat khusus. Disini juga ada Menara Siger yang menjadi salah satu zona pariwisata utama di Lampung yang fokus pada budaya dan pendidikan.

“Untuk pembangunan tahap pertama tahun 2021, ASDP akan membangun Menara Siger sebagai kawasan budaya dan Masjid Bakauheni. Selanjutnya, Jatim Park Grup juga akan membangun Krakatau Park, yang ditarget siap operasi pada Lebaran 2022,” pungkas Ira.