oleh

Kemenpar dan Rumah Zakat Lanjutkan Kerjasama Melalui Program Rona Nusantara untuk Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

infogeh.net, Jakarta – (Rabu 20/03)Tahun ini Kementrian Parawisata (Kemenpar) dan Rumah Zakat kembali melakukan kerjasama melalui program Rona Nusantara.

Nur Effendi Chief Exevutive Officer Rumah Zakat mengungkapkan Kerjasama yang dimulai sejak tahun 2017 ini merupakan kolaborasi apik dalam bidang pariwisata dan sosial.

Hal ini ditindak lanjuti kembali pada tahun 2019 dengan mengusung tema “Sharing and Traveling”. Kemenpar akan memberikan dukungan penuh bagi Desa-desa berdaya Rumah Zakat yang memiliki potensi parawisata sehingga dapat menarik wisatwan.

“Hal ini merupakan sebuah bentuk dukungan Rumah Zakat kepada pemerintah untuk dapat memberdayakan potensi wisata di Indonesia, serta turut andil dalam misi pemerintah untuk mencapai target 20 puluh juta kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia dan 275 juta perjalanan wisatawan nusantara di tahun 2019”, tambah Nur Effendi.

Usaha ini dikemas dalam satu program kolaborasi Pesona Indonesia dari Kemenpar dan Rona Nusantara dari Rumah Zakat.

Masih kata Nur Effendi Rona Nusantara adalah program sharing dan travelling khusus ke wilayah Desa Berdaya Rumah Zakat yang menampilkan keindahan alam dan kekhasan lokal suatu desa.

Para peserta yang memang menyukai travelling, tidak hanya bersenang-senang dalam menikmati keindahan alam yang ada. Mereka diajak untuk melakukan sharing atau berbagi kepada penduduk lokal tempat wisata yang mereka kunjungi.

Beberapa cara sharing yang dapat dilakukan seperti Pemberian kelas motivasi di sekolah setempat, Outbond Nusantara bersama para siswa sekolah, penyaluran bantuan bingkisan peralatan sekolah, gotong royong kebersihan lingkungan, pelayanan kesehatan, dan bioskop desa.

Kegiatan “Sharing and Traveling” ini bisa dilakukan di beberapa Desa Berdaya Rumah Zakat yang memiliki potensi wisata seperti di Desa Jatimulyo Kulonprogo Yogyakarta untuk bisa menikmati Sungai Mudal, dan d Desa Mekarsari Cimaung Bandung, wisatawan bisa menikmati wisata Curug Cipinag sambil menikmati kopi dari kebun kopi warga.

Tentu masih banyak lagi Desa Berdaya yang bisa dikunjungi oleh parawisatwan. “Sehingga melalui sinergi program ini diharapkan kunjungan wisatwan meningkat dan dapat meningkatkan pula taraf perekonomian warga.

Satu konsep yang perlu diapresiasi mendalam memadupadankan wisata dan sosial dalam sebuah aktivitas. Upaya ini juga merupakan usaha komprehensif dan serius dari Rumah Zakat untuk dapat menciptkan 1800 Desa Berdaya di Indonesia”, Tutup CEO Rumah Zakat tersebut.

Kontributor Rumah Zakat News

Komentar

Berita Terkait