oleh

Kebun Gizi Rumah Zakat

infogeh.net – Tingginya bahan pokok dipasaran mengakibatkan setiap keluarga di indonesia harus mensiasati keungan yang dimiliki untuk terus mampu memenuhi setiap kebutuhan.

Persoalan ini tidak akan berpengaruh terhadap keluarga yang mampu ataupun yang berkucupan. Sedangkan bagi keluarga pra-sejahtera keadaan ini membuat mereka harus memutar otak untuk mampu bertahan dalam kelabilan harga bahan pokok di pasar.

Hal ini disampaikan oleh Joko Budianto Relawan inspirasi Rumah Zakat saat dihubungi Rumah Zakat News. Senin (25/02). Joko menginisiasi Ibu-ibu Kelurahan Pinang Jaya Kota Bandar Lampung untuk menanam sayuran dipekarangan Rumah.

”Rumah Zakat melakukan pembinaan terhadap ibu ibu di kelurahan pinang jaya untuk menanam sayuran di pekarangan seadanya yang dimiliki. Setelah penantian hampir 3 minggu dari masa deder (red : nyemai ). Pada hari rabu kemarin misalkan kita ajak Ibu-ibu di kelurahan Pinang jaya bertanam sayur.mereka sangat semangat sekali”, tambah Joko.

Setidaknya ada 4 benih yang di tanam, cabai, sawi, rampai, terong. Dari hasil penantian ternyata yang tumbuh lebih cepat dan besar adalah sawi maka untuk kali ini proses penanaman bibit yang di pindah kan adalah bibit sawi terlebih dahulu dari 3 lahan yang tersedia.

“Alhamdulillah terima kasih Mas Joko dan Rumah Zakat yang sudah membina ibu-ibu disini bercocok tanam sayur. Semoga ini nantinya bias kita panen agar tidak perlu lagi beli sayur, “ ujar Yani ketua kelompok pembinaan kebun gizi kali ini.

Joko menceritakan keterbatasan lahan yang dimiliki masyarakat tidak menghalangi dan menyurutukan langkah untuk mensejahterakan masyarakat. Keadaan ini menjadi tantangan untuk membuktikan sekaligus mensukseskan bantuan dari donatur, CSR perusahaan yang telah di berikan melalui Rumah Zakat. “ kita akan terus memperluas lahan melalui lahan lahan yang dimiliki warga juga memperbanyak penerima manfaat nya “ tutup Joko sambal menjelaskan.

Kontributor Medi

Komentar

Berita Terkait