Jebol ! Jembatan Jalintengsum Terancam Putus, Pengendara Hati-hati

infogeh.net, Lampura – Kondisi jembatan Way Rarem di Jalan Lintas Tengah Sumatera‎, tepatnya di Desa Ajikagungan, Kecamatan Abungkunang, Lampung Utara (Lampura), mengalami kerusakan cukup parah. Akibatnya, Jalintengsum Lampura ini terancam terputus jika tidak segera diperbaiki.

Terdapat dua lubang di bagian kanan dan kiri pada bagian tengah jembatan. Satu lubang berukuran besar dan satu lubang lainnya berukuran sedang. Besi – besi yang berada di balik aspal terlihat jelas. Kendaraan yang melintas dari dua arah terpaksa bergantian saat melintas di atas jembatan tersebut.

Kondisinya diperparah karena sama sekali tidak ada petugas yang berjaga – jaga di lokasi. ‎Padahal, kondisinya sangat jelas dan sangat membahayakan bagi para pengguna jalan khususnya kendaraan roda empat yang bermuatan berlebih.

Beruntungnya, ‎sejumlah pemuda di sana cukup peduli dengan kondisi yang mengancam keselamatan para pengendara. Mereka terlihat sibuk ‎mengambil sebuah besi untuk diletakkan di lubang yang berukuran sedang. Besi untuk ditujukan sebagai penanda bagi para pengendara untuk berhati – hati.

“Sudah dua mingguan ini rusaknya. Sampai sekarang belum diperbaiki,” ungkap Johansyah Mega, sembari mengangkat besi untuk diletakan di sekitar lubang sebagai ‎penanda.

Baca Juga Yuk :  IK-DMI Lampung Menolak Legalitas Investasi Miras

Johansyah mengatakan, ‎ia dan rekannya berinisiatif untuk meletakkan sebuah tanda itu agar para pengendara tidak terperosok ke dalam lubang tersebut. Hal itu dikarenakan belum terdapat tanda apapun di lubang yang berukuran sedang tersebut.

“Takutnya terjadi kecelakaan kalau tidak dikasih tanda seperti ini,” sambungnya.

Kerusakan jembatan itu ‎tidak hanya terjadi di bagian kanan dan kirinya saja, melainkan juga di bagian tengah. Bagian tengah itu telah ditutupi dengan pelat besi. Namun, jika tidak segera dilakukan perbaikan, ia khawatir pelat besi itu juga tidak akan mampu menahan beban kendaraan yang melintas.

“Kalau tidak segera diambil tindakan, khawatirnya jembatan ini akan terputus,” tuturnya mantan Ketua Bawaslu Lampura ini.

Menyikapi kondisi jembatan itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Lampura langsung mengambil sejumlah langkah yang diperlukan. Mereka memasang jumlah rambu – rambu akan dipasang di sekitar lokasi sebagai penanda untuk para pengendara.

Baca Juga Yuk :  Inilah Tanggapan Resmi JNE atas Berita mengenai Boks Truk Ekspedisi Terbakar di Dalam Kapal Feri tujuan Pelabuhan Bakauheni

“Selain itu, kami juga akan kembali mengirimkan surat kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Lampung dan ditembuskan pada satuan kerja PJN wilayah II Lampung supaya dapat segera memperbaikinya,” ucap Kepala Dinas PUPR Lampura, Syahrizal Adhar melalui Pelaksana Tugas Kepala Bidang Bina Marga, Rio Alaska.

Permohonan perbaikan jembatan itu terpaksa mereka lakukan karena jalan Lintas Tengah Sumatera merupakan wewenangnya Balai Besar Jalan Nasional Lampung. Inilah yang membuat pihaknya tidak dapat segera melakukan perbaikan atas jembatan tersebut.

“Karena itu jalan nasional yang pengelolaannya di bawah BBJN, maka kami menyampaikan permohonan perbaikan jembatan itu sesegera mungkin,” pintanya.

Rio menambahkan bahwa kondisi jembatan itu telah mereka laporkan pada 5 Februari lalu. Laporan mereka langsung ditindaklanjuti oleh BBJN dengan memasangkan pelat besi di jembatan tersebut. Namun, karena kerusakannya kian parah, maka diperlukan tindakan secepatnya.

“Keberadaan Jalintengsum ‎ini sangat vital karena menghubungi sejumlah kabupaten dan provinsi sehingga perlu diambil tindakan,” pungkasnya.

Berita dan informasi ini diterbitkan terlebih dahulu dihalaman resmi Radarlampung