Istana Tak Perlu Khawatir Soal Kematian Usai Vaksinasi di Norwegia

infogeh.net, Nasional – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memastikan bahwa vaksin Covid-19 yang digunakan di Indonesia adalah vaksin yang aman, halal dan efektif. Tiga hal tersebut sudah dikaji sejak lama oleh tim-tim ahli baik dari dalam dan luar negeri hingga akhirnya vaksinasi dijalankan di Tanah Air.

Oleh karena itu, menurutnya, berbagai kejadian negatif seperti munculnya efek samping penyerta pasca vaksinasi akan bisa dihindari.

“Vaksin yang kita gunakan itu dasarnya aman, halal dan efektif. Itu menjadi patokan utama. Baru setelah itu mungkin bicara tentang pertimbangan harga dan seterusnya,” papar Moeldoko di kantornya, Jakarta, Rabu, 20 Januari 2021.

Baca Juga Yuk :  Luar Biasa, Tanggapi Laptop Merah Putih, Susi : Berikan Uangnya untuk BLT !

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 29 lansia di Norwegia dikabarkan meninggal dunia setelah menerima suntikan vaksin Pfizer. Menurut Moeldoko, kejadian seperti itu tentu menjadi perhatian pemerintah sehingga akan dilihat dan dievaluasi kembali terkait rencana penggunaan Pfizer.

“Karena ini kan baru satu negara. Kita juga perlu melihat negara lain lagi yang menggunakan Pfizer tingkat resikonya seperti apa. Ini BPOM pasti mengevaluasi terus. Menteri Kesehatan juga akan mengevaluasi. Sehingga penentuan penggunaan Pfizer ke depan akan dilihat dari hasil itu,” jelasnya.

Baca Juga Yuk :  Luar Biasa, Tanggapi Laptop Merah Putih, Susi : Berikan Uangnya untuk BLT !

Dalam kesempatan berbeda, Komisi VI DPR RI memberi apresiasi kepada pemerintah terkait kinerja pengadaan vaksin yang sudah baik. Wakil Ketua Komisi VI Aria Bima menilai kesigapan pemerintah membuat Indonesia lebih percaya diri dalam memerangi pandemi.

“Oleh karena itu, Komisi VI memberikan dukungan politik yang kuat kepada Menteri BUMN, Direktur PT Bio Farma untuk terus menjalankan agenda vaksinasi nasional,” ujar Aria.

Berita dan informasi ini diterbitkan terlebih dahulu dihalaman resmi Lampost.co