Ini Dia Kebiri Kimia Hukuman Berat bagi Pelaku Seksual

infogeh.net, Lampung – Mantan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lampung Timur, Dian Ansori, divonis 20 tahun penjara dan kebiri kimia. Hal itu di diharapkan bisa menjadi efek jera bagi pelaku.

Pengamat Hukum Pidana, Eddy Rifai, mengatakan keputusan itu berkat adanya aturan baru, yakni UU KUHP pasal 193 yang bisa memberikan hukuman berat bagi pelaku kekerasan seksual.

Baca Juga Yuk :  Tak Lazim, Ada Dua Nama Ibu di Undangan Pernikahan Aurel

Menurutnya, aturan tersebut bukan hal baru di Indonesia. Namun, sebelum pembaruan banyak muncul pro dan kontra.

Ia mengatakan, hurusnya hukuman ini dapat memberikan efek jera bagi para pelaku. Sebab, aturan tersebut sebagai payung hukum untuk menjerat predator seksual.

“Terkait efektif atau tidak menurut saya hal itu butuh penelitian karena hukuman itu hal baru dan pertama di Lampung,” ujar akademisi Unila itu, Rabu, 10 Februari 2021.

Baca Juga Yuk :  Waspada! Tempe Orek Ber -Sabu

Ia menambahkan, penerapan hukum harus diterapkan sebaik-baiknya. Sebab, hukum itu bisa dikenakan kepada residivis atau ada korban lebih dari satu orang.

Berita dan informasi ini diterbitkan terlebih dahulu dihalaman resmi Lampost