oleh

Hujan Dua Jam, Ratusan Rumah Di Kecamatan Teluk Pandan Terendam Air

GR (TELUK PANDAN) – Tingginya curah hujan yang secara terus menerus selama dua jam ratusan rumah warga Desa Hurun dan Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan terendam air.

Menurut Camat Teluk Pandan Zulkifli kepada awak media mengatakan, banjir yang mengakibatkan ratusan rumah terendam Diduga akibat hilangnya aliran sungai diwilayah hilir di Desa Hurun dan Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan.

“Curah hujan memang sangat tinggi sehingga ketinggian air mencapai 30 hingga 70 Cm berakibat rumah terendam, apalagi hingga dua jam. Lamanya,” Jelas Camat Teluk Pandan Zulkifki Nuh Kamis (14/2/19).

Sementara, Ijal, salah seorang warga setempat menuturkan, bahwa banjir yang menyebabkan terendamnya ratusan rumah warga didua desa tersebut akibat hilangnya aliran sungai diwilayah hilir yang didua dampak dari perluasan areal tambak udang.

“Kami berharap pemerintah daerah bisa segera mengambil langkah-langkah untuk melakukan penanggulan banjir diwilayah ini. Terutama untuk menghidupkan kembali airan-aliran sungai dibagian hilir,” harapnya.

Dilain pihak, anggota DPRD Pesawaran Johnny Corne menyampaikan, banjir yang kerap terjadi diwilayah tersebut diduga disebabkan menyempitnya aliran sungai dibagian hilir.

“Hal ini membutuhkan keberanian kita semua untuk membenahinya,” kata Johnny saat ditemui dilokasi banjir.

Menurutnya, adanya tambak-tambak juga diduga menyebabkan menyempitnya aliran sunga diwilayah hilir. Untuk itu perlu juga dikaji ulang mengenai perizinan beberapa tambak diwiliyah setempat.

“Kita akan menggelar rapat koordinasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk mencari solusi dalam mengatasi permasalahan banjir yang kerap melanda diwilayah ini,” tegasnya. (red)

Komentar

Berita Terkait