oleh

Herman HN: Bandarlampung Belum Zona Merah Begini Penjelasannya

infogeh.net, Bandar Lampung – Walikota Bandarlampung, Herman HN, menyebut kasus penyebaran virus di Kota Bandarlampung belum dapat dikategorikan sebagai zona merah. Terkait data Kementrian Kesehatan dengan adanya transmisi lokal di wilayah setempat, pihaknya belum mendapatkan konfirmasi lebih lanjut.

Menurut Herman HN, terjadinya kasus penyebaran di Kota Bandarlampung merupakan hasil imported case, bukan transmisi lokal. Dimana kasus penyebarannya merupakan perpindahan warga yang membawa virus dari wilayah zona merah.

“Kota Bandarlampung sebenernya belum masuk zona merah, mungkin penjelasan pusat masih setengah-setengah,” kata Herman, pada konferensi pers, di kediamannya, Kamis (29/4).

Orang nomor satu di Kota Bandarlampung ini membeberkan data penyebaran yang terjadi di Bandarlampung. Penyebaran yang paling mencolok yakni berasal dari klaster Italia, Jogjakarta, dan Gowa, Sulawesi Selatan.

“Tempo hari yang meninggal baru empat orang, yang pertama dari Itali, yang ke dua dari Jogja, ketiga isteri dan anak dari pasien pertama itali, jadi ada tiga dari itali,” bebernya.

Sedangkan hari ini, pasien sembuh di Kota Bandarlampung bertambah dari 10 menjadi 11 orang. Sementara pasien yang tengah menjalankan isolasi di rumah sakit yakni S, merupakan jamaah asal Gowa, Sulawesi Selatan. Kemudian pasien M, dari luar, namun hingga kini pasien masih tertutup di mana wilayahnya.

Ketiga yakni T, merupakan anak dari sepasang suami istri yang meninggal dunia. Sementara 5 orang lainnya menjalankan isolasi secara mandiri di rumah masing-masing.

Menurut Herman HN, data dari 23 pasien, dimana 11 orang telah dinyatakan sembuh dan 4 pasien yang meninggal merupakan kasus imported case. Sementara sebagian lainnya merupakan penularan dari kasus awal.

“Jadi bener-bener dari luar semua. Mudah-mudahan ke depan hari ini seterusnya Bandarlampung tentram. Jadi kalau kita dibilang zona merah saya rasa belum zona merah, karena ini tularan dari luar semua,” jelas Herman.

Herman HN juga mengungkapkan, dirinya telah melakukan upaya-upaya guna mencegah peluasan kasus tersebut. Ia juga berharap, situasi ke depan akan dapat segera membaik.

“Jadi kalau dibilang kita zona merah ya tapi nggak papa, kita lebih hati-hati lagi, lebih getol lagi agar masyarakat saya sehat semua. Mudah-mudahan, kita berdoa bersama. Saya sudah sedemikian rupa berusaha, samapai detik ini tidak berhenti-berhenti,” ujarnya.

Komentar

Berita Terkait