Heboh ! Sejumlah Warga Lampung Selatan Kaget Terima Transferan Uang Senilai Rp600 Ribu

Ilustrasi

infogeh.net, Lampung Selatan – Sejumlah masyarakat di Lampung Selatan kaget mendapatkan kiriman uang nontunai sebesar Rp600 ribu melalui rekening BRI. Belum diketahui secara pasti, kiriman uang nontunai tersebut merupakan bantuan pemerintah terhadap warga terdampak pandemi virus Covid-19 atau bukan.

Seperti yang diungkapkan, Jajang salah satu pemilik Agen Brilink di Desa Mekarmulya, Kecamatan Palas, Lamsel. Dia mengatakan setidaknya ada dua warga yang datang untuk melakukan cek rekening bank BRI. Dimana, mereka mendapatkan kiriman uang nontunai sebesar Rp600 ribu, namun tidak tahu dari mana.

“Saat saya tanya mereka tahu ketika ada notifikasi M-banking kalau menerima kiriman uang non tunai sebesar Rp600 ribu. Tapi, hingga kini belum diketahui dari mana uang tersebut,” kata dia saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat, 1 Mei 2020.

Sementara itu, Jumiyati, warga Desa Agom, Kecamatan Kalianda mengatakan dirinya juga kaget ketika menerima uang non tunai yang masuk ke rekening pribadinya. Hingga kini ia belum mengetahui asal kiriman uang nontunai itu.

“Awalnya teman anak saya cerita kalau orang tuanya dapat kiriman uang nontunai yang enggak tau kiriman dari siapa. Tapi, pas punya saya cek juga ke ATM bener ada saldo yang masuk sebesar Rp600 ribu. Padahal, saya enggak pernah didata dari pihak manapun,” kata dia.

Sementara itu, Koordinator TKSK Lamsel, Sutrisno mengatakan dirinya juga mendapatkan laporan menganai adanya pengiriman uang non tunai yang tidak diketahui asalnya. Namun, dia memastikan kiriman itu bukan bantuan BLT dari Pemerintah.

“Sejauh ini saya belum tahu itu dari mana. Tapi, saya sudah ada laporan dengan kejadian yang sama, seperti di Kecamatan Sragi dan Palas. Bahkan, kabarnya di Desa Bumidaya, Kecamatan Palas ada suarang PNS yang dapat,” kata dia.

Dia mengatakan dirinya sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Lamsel terkait adanya kiriman uang nontunai tersebut. Namun, hingga kini tidak ada yang tahu soal kiriman itu.

“Kalaupun bantuan BLT, itu dipastikan belum. Karena hingga saat ini masih tahap usulan dan masih ada yang verifikasi. Kalaupun bantuan PKH, tidak mungkin masuk kedalam rekening pribadi. Sedangkan, bantuan sembako hanya bernilai Rp200ribu,” kata dia.

Kemudian, saat dikonfirmasi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Lamsel, Dulkahar melalui sambungan telepon pribadinya tidak merespon. Padahal, ponsel pribadinya dalam keadaan aktif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here