Heboh, Satu Orang Tewas dan Satu Orang Luka Tersambar Petir di Lampung

infogeh.net, Tanggamus – Satu orang meninggal dunia dan satu orang luka akibat tersambar petir di Dusun Air Lingkar Pekon Pagar Alam, Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Jumat (3/4/2020) sore.

Korban meninggal dunia bernama Ahmad Habibi (22), warga Dusun Sidodadi, Pekon Air Abang, Kecamatan Ulu Belu. Sedangkan korban luka yakni Sunisman alias Maman (43), warga Pekon Air Abang.

Sedangkan tiga orang lainnya yang merupakan rekan korban yaitu Suwono (46), Hadi Suwono (41), dan Yasir (31), yang juga warga Pekon Air Abang mengalami shock.

Kapolsek Pulau Panggung Polres Tanggamus Iptu Ramon Zamora mengatakan korban tersambar petir saat berteduh digubuk ketika turun hujan. Saat kejadian, korban bersama teman-temannya hendak memancing di area tersebut.

“Kejadian sekitar pukul 15.30 Wib di sebuah gubuk pesawahan di Dusun Air Lingkar Pekon Pagar Alam, Ulu Belu,” jelas Iptu Ramon mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, Jumat (3/4/2020) malam.

Iptu Ramon menjelaskan kronologis kejadian bermula sekitar pukul 13.30 WIB, korban bersama 4 orang temannya pergi ke daerah persawahan tersebut hendak memancing.

Sekitar pukul 14.30 WIB, setibanya di daerah persawahan, hujan turun sehingga korban dan teman-temannya berteduh di sebuah pondok yang ada di persawahan tersebut.

Pada saat korban dan teman-temannya sedang berteduh, sekitar pukul 15.00 WIB, terjadi geledek yang disertai petir sebanyak tiga kali dan menyambar korban.

“Akibat sambaran petir tersebut korban langsung tersungkur dan meninggal dunia di TKP. Sementara rekannya bernama Sunisman mengalami luka lecet di kepala akibat terbentur tiang gubuk,” jelasnya.

Usai menerima laporan kejadian tersebut, kata Ramon, pihaknya langsung melakukan tindakan dengan mendatangi TKP, mendatangkan tim medis, dan meminta keterangan para saksi.

“Keluarga telah menerima dan menolak dilakukan visum maupun otopsi. Malam ini korban langsung dimakamkan di pemakaman umum Pekon Air Abang,” ungkapnya.

Kapolsek menghimbau kepada petani maupun masyarakat yang berada di pesawahan saat terjadinya hujan agar meninggalkan area terbuka sebab sangat rentan sambaran petir.

“Saat cuaca hujan disertai petir, kami imbau masyarakat meninggalkan area terbuka seperti pesawahan maupun lapangan, sebab area terbuka rentan terjadinya sambaran petir,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here