Gubernur Lampung Ancam Laporkan Daerah yang Lambat Vaksinasi ke Kemendagri

infogeh.net, Lampung – Gubernur Provinsi Lampung Arinal Djunaidi mengancam kepala daerah yang lambat dalam melaksanakan vaksinasi untuk dilaporkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sebab, hingga saat ini vaksinasi tenaga kesehatan (nakes) di daerah belum memiliki jadwal pasti.

Arinal mengatakan, Lampung telah menerima 40.520 dosis vaksin pada awal Januari. Jumlah itu harus sudah terpakai sebelum distribusi vaksin tahap II.

“Jangan sampai vaksin yang kedua sudah datang, tapi yang pertama belum selesai,” tegas Arinal dalam rapat koordinasi penanganan dan pelaksanaan vaksinasi di Gedung Pusiban, Kantor Gubernur Lampung, Selasa, 19 Januari 2021.

Baca Juga Yuk :  Gubernur Arinal Kembangkan Pakan Ikan Terapung Bersama Fakultas Pertanian Unila

Vaksin tahap pertama diperuntukkan bagi para nakes. Tercatat ada 35.497 nakes yang akan mendapatkan vaksin. Namun, dalam kesempatan itu Arinal mengatakan, dari jumlah tersebut baru 13.040 nakes yang melakukan registrasi. Dari 15 kabupaten/kota, ada 12 kabupaten yang nakesnya belum ada yang terdaftar.

“Saya beri waktu seminggu, jika tidak akan saya laporkan ke Kemendagri. Ini menyangkut nyawa orang banyak,” tegasnya.

Baca Juga Yuk :  IK-DMI Lampung Menolak Legalitas Investasi Miras

Total kasus konfirmasi Covid-19 di Lampung saat ini berjumlah 8.226 orang. Sebanyak 5.943 berhasil sembuh dan 444 pasien lainnya telah meninggal dunia.

Berita dan informasi ini diterbitkan terlebih dahulu dihalaman resmi Lampost.co