Gempa Magnitudo 7,1 di Sulut Disebabkan Subduksi Lempeng Filipina

infogeh.net, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno, meminta masyarakat Sulawesi Utara tenang dan waspada. Wilayah Sulut digoyang gempa dengan magnitudo 7,1.

“Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” kata  Bambang dalam keterangan tertulis, Kamis, 21 Januari 2021.

Dia menyebut belum ada laporan dampak kerusakan usai gempa. Gempa susulan juga tidak terjadi hingga pukul 19.39 WIB.

Bambang menuturkan gempa di Sulut terjadi akibat aktivitas subduksi lempeng Filipina. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.

“Masyarakat diimbau agar tetap tenang,” papar dia.

Bambang juga meminta masyarakat menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Masyarakat mesti memastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa atau tak ada kerusakan akibat getaran gempa.

“Karena bisa membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah,” terang Bambang.

Gempa bumi magnitudo 7,1 mengguncang 134 km Timur Laut Melonguane, Sulawesi Utara. Gempa terjadi pukul 19.23 WIB.

Berita dan informasi ini diterbitkan terlebih dahulu dihalaman resmi Lampost.co