oleh

Geger ! Tertipu Investasi Miliaran Rupiah, Nasabah Datangi Kantor Solid Gold Bandar Lampung

infogeh.net, Bandar Lampung – Beberapa warga yang menjadi nasabah investasi saham, menggeruduk PT Solid Gold Berjangka di jalan Jenderal Ahmad Yani, Bandar Lampung pada Senin, 27 April 2020.

Mereka datang dengan emosi hendak menemui perwakilan perusahaan tersebut, lantaran merasa ditipu hingga miliaran rupiah.

Raden Iskandar salah satu nasabah yang mendatangi kantor tersebut, mengaku merugi hingga Rp1,7 miliar.

Para nasabah tersebut hanya dapat menemui Pegawai Unit Kepatuhan dari perusahaan tersebut, namun tak ada kesimpulan.

Raden sebenarnya paham kalau PT Solid Gold Berjangka, merupakan perusahaan resmi, bukan investasi bodong. Namun modus para karyawan, marekting, pialang saham, hingga pimpinan yang mereka tuding melakukan penipuan.

“Kita tuntut personelnya, mulai rekrutmen nasabah janjikan keuntungan,” ujar Raden Intan di depan kantor Solid Gold, Senin 27 april 2020.

Modusnya, para karyawan atau wakil pialang saham yang diduga melakukan transaksi tanpa sepengatuan nasabah, dengan cara memberikan PIN sehingga dari pihak Solid Gold yang melakukan transaksi. Seharusnya, lanjut Raden, tidak seperti itu  standar operasional prosedurnya.

“Ketika equiti (nilai) kita sudah kosong, mereka mendatangkan semacam ahli, seakan-akan masih bisa diselesaikan, dengan cara top up (menambah uang), seharusnya kan pimpinannya malah tidak mengarahkan ke sana,” katanya.

Ia pun menuding wakil pialang saham, marketing, hingga wakil pimpinan terlibat terhadap penipuan tersebut.

“Banyak korbannya, ini penipuan sistemastis, saya sudah 8 kali top up, yang kita kejar bukan keuntungan lagi, tapi pengennya balik modal tadinya,” paparnya.

Nasabah lainnya Halmet Pradipa bahkan mengaku rugi ratusan juta, karena transaksi yang dilakukan oknum wakil pialang tanpa persetujuan hasilnya lost. Ia marah, karena tak ada kejelasan, dan kesulitan menemui perwakilan Solid Gold.

“Biar tutup kantornya, banyak nasabah yang ketipu, bapak Ahmad (nasabah) lain, 3 bulan Rp1,4 miliar, jangan sampe invest di sini, ribuan orang merugi di sini,” katanya.

Perwakilan Solid Gold Berjangka, belum bisa memberikan keterangan rinci, namun ia membantah kalau ada upaya penipuan.

“Kita perusahaan resmi, pialang legal, kalau mau buat laporan silahkan, tapi kita bakal melakukan audit internal dulu,” kata Divisi Complain SGB Bandar Lampung Herlina.

Kapolsek Tanjungkarang Barat AKP Davis Sianipar, meminta para nasabah agar melapor secara resmi ke aparat jika ada unsur penipuan.

“Karena ada pandemi, maklumat Kaporli tidak boleh berkerumunan, jadi kita arahkan laporan,” ujarnya.

Sementara, penelusuran Lampost.co di website, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dengan nama Pialang PT Solid Gold Berjangka, memilik izin dengan nomor no/161/Bappebti/SI/IX/2002, dan beralamatkan di TCC Batavia Tower One Lantai 10 Jl. KH. Mansyur Kav. 126,  Jakarta Pusat 10220.

Komentar

Berita Terkait