Geger! Kasus Baru Penculik Perempuan-perempuan Muda di Lampung Ditangkap Polisi

infogeh.net, Lampung Selatan – Pelaku penculikan perempuan-perempuan muda yang sempat membuat geger di wilayah Lampung Selatan, Provinsi Lampung, akhirnya ditangkap polisi.

Tersangka ternyata merupakan resedivis dengan kasus yang sama. Pelaku sempat menjalani hukuman 7 tahun penjara di Lapas Kalianda, Lampung Selatan. Program asimilasi Covid-19 membuat dirinya akhirnya menghirup udara bebas.

Namun, bukannya bertobat, pelaku justru malah kembali melakukan perbuatan serupa dengan menculik perempuan muda hingga melakukan perbuatan asusisila kepada para korbannya.

Dihadapan penyidik unit jatantras Polres Lampung Selatan, Sudira (60) mengakui semua perbuatanya telah menculik wanita muda hingga dewasa hanya untuk memenuhi nafsu bejatnya. Dari pengakuanya, sudah lebih dari lima korban yang dia mangsa.

Dimana, korban yang sudah ditipu dan diculik oleh tersangka berasal dari wilayah Kabupaten Lampung Selatan dan juga dari Pulau Jawa. Selain itu, pelaku juga menguras harta benda milik korbannya.

Baca Juga Yuk :  Diduga Legalitas Perusahaan Mak Jelas, Ada Perusahaan Ourshorching Siluman di PT. Ciomas Adisatwa Desa Talang Baru

Ironis, saat pelaku diamankan petugas di persembunyianya, pelaku sedang bersama dengan korban yang baru, wanita tua asal Cikesik Pandegelang, Banten. Dengan terbata-bata, korban menuturkan dirinya telah ditipu oleh pelaku dengan iming-iming sejumlah uang.

Dari pengakuan korban, sebelum dibawa pelaku, korban sempat ditepuk pundaknya sebanyak tiga kali hingga akhirnya menuruti semua permintaan pelaku.

Yang cukup menghebohkan, pelaku juga telah membawa kabur seorang gadis berisial ORF (20) asal Kalianda, Lampung Selatan. Modus pelaku dengan mengaku sebagai kakek korban dan mengajak gadis tersebut pergi ke bank untuk mengambil uang.

Ketika korban berangkat bersama tersangka menuju bank, korban justru dibawa ke arah pelabuhan Bakauheni dan diperintahkan untuk membeli tiket penyeberangan. Dengan terpaksa, korban menuruti kemauan tersangka lantaran mendapatkan ancaman akan dibunuh.

Baca Juga Yuk :  Lampung Selatan Diambang Zona Merah, Covid-19?

Setelah tiba di Pulau Jawa dan singgah di rumah kerabat tersangka, korban dipaksa untuk melayani nafsu bejatnya hingga berkali-kali. Apabila korban tidak menuruti, korban kembali diancam akan dibunuh.

Saat di lakukan pemeriksaan, petugas kepolisian menemukan sejumlah kartu identitas dan beberapa kartu ATM serta SIM yang diduga kuat milik dari para korbannya.

“Saat ini kami akan terus melakukan pendalaman dan melakukan pemeriksaan termasuk psikologis pelaku,” kata Kanit Jatanras Satreskrim Polres Lampung Selatan, Ipda Alpiandi Hartanto, seperti dikutip dari Okezone.com, Rabu (18/11/2020).

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya kini tersangka mendekam di sel tahanan Mapolres Lampung Selatan dan akan dijerat dengan Pasal 328 junto Pasal 285 kitab undang-undang hukum pidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here