Geger! Gempa M 3,2 Guncang Pesisir Barat Lampung Dirasakan di Liwa hingga Krui

infogeh.net, Pesisir Barat Gempa berkekuatan Magnitudo (M) 3,2 mengguncang Pesisir Barat, Lampung, pada Jumat (29/1/2021) sekitar pukul 22.36 WIB.

Dihubungi Lampung77.com, tadi malam, Kepala Stasiun Geofisika Lampung Utara, Anton Sugiharto membenarkan gempa di Pesisir Barat, Lampung, tersebut. Menurut Anton gempa M 3,2 tersebut terjadi pada Jumat (29/1/2021) pukul 22:36:20 WIB. Adapun lokasi gempa yaitu 5.11 Lintang Selatan dan 103.75 Bujur Timur.

Anton mengungkapkan bahwa gempa tersebut berada pada 22 kilometer Barat Laut Pesisir Barat, Lampung.

“Kedalaman (gempa) 9 kilometer,” ungkap Anton.

Anton mengatakan pihaknya masih melakukan analisa terkait kejadian gempa berkekuatan M 3,2 di Pesisir Barat, Lampung, tersebut. Hingga berita ini diturunkan belum diketahui dampak dari gempa M 3,2 yang mengguncang wilayah Pesisir Barat Lampung itu.

Sebelumnya, gempa berkekuatan Magnitudo (M) 5,4 juga terjadi di Pesisir Barat, Lampung, pada Rabu (27/1/2021) lalu. Gempa dirasakan di sejumlah daerah di Lampung hingga Bengkulu.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno saat itu mengungkapkan bahwa gempa tersebut terjadi pada pukul 17.40.23 WIB di wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera.

Hasil Analisa BMKG

“Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini berkekuatan M 3,1. Episenter terletak pada koordinat 5.11 LS dan 103.75 BT atau tepatnya berlokasi di Laut pada jarak 22 km Barat Laut Pesisir Barat Lampung pada kedalaman 9 kilometer,” jelas Anton, dalam keterangannya yang diterima Lampung77.com, tadi malam.

Anton mengungkapkan bahwa lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Aktif.

Menurut Anton, dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di Liwa dengan skala II-III MMI (Getaran dirasakan nyata di dalam rumah).

Kemudian, gempa juga dirasakan di Krui dengan skala I-II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

“Namun hingga kini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut,” jelas Anton.

“Hingga pukul 22.50 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan,” lanjutnya.

Anton mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.