Gegara Hutang Tak Kunjung Dibayar, Pria Ini Bongkar Rumah Perempuan di Lampung

infogeh.net, Lampung – Gegara kesal hutang tidak dikunjung dibayar, seorang pria membongkar rumah seorang perempuan di Lampung. Material rumah seperti kayu dan genteng kemudian diangkut menggunakan mobil. Peristiwa ini terjadi di Kampung Banjar Kertahayu, Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah, Provinsi Lampung.

Akibat perbuatannya membongkar rumah perempuan tersebut, pria yang diketahui berinisial HDT (49), itu pun kemudian ditangkap polisi. Ia dilaporkan perempuan pemilik rumah berinisial ERN (27). HDT dilaporkan atas kasus dugaan pencurian dengan pemberatan (Curat). Untuk diketahui, pelaku dan korban masih tinggal di satu wilayah, namun hanya berbeda RT.

Kapolsek Way Pengubuan, Iptu M Ali Mansur, mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Ardianto Sunggoro, mengatakan HDT ditangkap di rumahnya pada Senin (1/2/2021) sekitar pukul 17.00 WIB.

Baca Juga Yuk :  Takut Istrinya Diambil Orang, Napi Ini Kabur di Lampung tengah

HDT ditangkap berdasarkan laporan ERN ke polsek Way Pengubuan dengan Nomor Laporan : LP/14-B/ I /2021/POLDA LPG/RES LAMTENG/SEK WAY UBU tertanggal 26 Januari 2021.

Kapolsek menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada Jumat (22/1/2021) sekitar pukul 10.00 WIB. Rumah gribik milik ERN dibongkar HDT.

Menurut keterangan saksi dan rekaman video, lanjut Kapolsek, usai dobongkar material rumah milik ERN kemudian diangkut menggunakan mobil truk warna kuning yang dikabarkan dikendarai kerabat HDT. Material rumah tersebut kemudian dibawa ke rumah HDT.

Kapolsek menjelaskan kejadian itu bermula dari persoalan hutang. Korban ERN mempunyai hutang sebesar Rp 2 juta kepada istri HD. Namun, setiap ditagih, ERN belum kunjung membayar. Lantaran kesal, HDT kemudian membongkar rumah ERN dan membawa material rumah tersebut.

Baca Juga Yuk :  Wow, Uang Mahar 18 Miliar Disetor ke PKB Lampung Tengah, Apakah akan Merembet ke Partai lain?

“Awalnya korban (ERN) mempunyai hutang kepada istri pelaku (HDT) sebesar Rp2 juta. Namun, setiap ditagih, (korban) jawabannya entar dan besok,” ungkap Kapolsek, dalam keterangannya, Selasa (2/2/2021).

“Selanjutnya, istri pelaku mengadu kepada suaminya. Karena jengkel, pelaku membongkor rumah korban dan barang bukti ditaruh di rumahnya berupa kayu balok rumah, kayu reng rumah, kayu kusen dan genteng,” lanjut Kapolsek,

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, HDT dijerat dengan pasal 363 KUHPidana. “Ancaman hukuman 7 tahun penjara,” pungkas Kapolsek.

Berita dan informasi ini diterbitkan terlebih dahulu dihalaman resmi Lampung77