Gadis 18 Tahun di Bandar Lampung, Di Paksa Berhubungan Badan Di Losmen

infogeh.net, Bandar Lampung – Wi (20), warga Sukabumi, Bandar Lampung, duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu (11/3/2020). Wi didakwa memaksa seorang perempuan berhubungan badan di losmen.

Dalam persidangan yang berlangsung tertutup, Wi disebut dengan sengaja melakukan tipu muslihat atau membujuk anak saksi korban RU (18) melakukan persetubuhan. Jaksa penuntut umum (JPU) Supriyanti menyebutkan, perbuatan terdakwa bermula saat berkenalan dengan korban melalui Facebook pada Juli 2019.

Sabtu (7/9/2019), kata JPU, terdakwa mengajak korban melalui aplikasi pesan instan Facebook untuk mengajak jalan-jalan. “Sebelum-sebelumnya, terdakwa memang sering chat dengan korban melalui Facebook dan mengajak korban jalan. Namun biasanya korban tolak,” sebutnya.

JPU menuturkan, pada hari nahas itu korban minta diantar ke rumah temannya. “Kemudian sekira pukul 18.30 WIB, korban ketemuan dengan terdakwa di lapangan Brebes,” beber JPU. Namun, terdakwa malah mengarahkan kendaraannya ke sebuah losmen. Saat terdakwa mengajak masuk ke dalam kamar, korban bertanya.

“Ngapain ke sini?” tanya korban. “Gak papa, cuma sebentar,” jawab terdakwa. Kemudian terdakwa menarik tangan korban dan masuk ke kamar. “Setelah masuk ke dalam kamar, terdakwa langsung menutup pintu dan mengunci kamar,” ujar JPU.

Di dalam, terdakwa mengajak korban berhubungan badan. “Temenin tidur yuk. Sekali aja,” ajak terdakwa. “Kalau hamil gimana?” tanya korban. Namun, terdakwa tetap memaksa korban hubungan badan. “Setelah itu, korban pulang ke rumah dan menceritakan kepada orangtuanya,” sebut JPU.

JPU menuturkan perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 81 ayat 2 UU RI No 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang No 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-undang.

Tinggalkan Balasan