Dua Curanmor Bersenjata Dilumpuhkan Dengan Timah Panas

infogeh.net, Liwa – Unit Reskrim Polsek Balikbukit, Polres Lampung Barat membekuk tiga tersangka pencurian motor (curanmor) di Pekon (desa) Sedampahindah, Rabu, 20 Januari 2021, sekitar pukul 01.30. Ketiganya adalah Pindo Riansyah (30), warga Kecamatan Kisam Ilir, Kabupaten OKU Selatan, Muslim Ansori (48) dan Alen Saputra (17), warga Kecamatan Pulau Beringin, Kabupaten OKU Selatan.

Dalam penangkapan itu, dua pelaku terpaksa harus dilumpuhkan timah panas, karena berusaha melawan menggunakan senjata tajam saat akan ditangkap.

Kapolsek Balikbukit, Iptu Arneis Daely, mengatakan penangkapan itu bermula saat Babinkamtibmas dan Babinsa Pekon Sedampahindah berserta 5 orang anggotanya sedang melakukan ronda di Poskamling, Pekon Sedampaihndah.

Saat itu, petugas melihat tiga orang berboncengan menggunakan satu motor beat dengan gerak-gerik mencurigakan. Dengan begitu, salah satu petugas ronda tersebut, Bripka Deni Irawan menghubungi Kapolsek Balik Bukit Iptu Arneis Daely yang sedang berpatroli bersama jajarannya.

“Mengetahui ketiga orang itu bukanlah warga setempat, petugas langsung menghentikan motornya dan menanyakan tujuannya. Pelaku kemudian digeledah dan ditemukan senjata tajam dari dua orang,” kata Arneis.

Petugas mempertanyakan senjata tersebut, tetapi pelaku tidak terima hingga melawan. Saat itu petugas pun melakukan tindakan dengan melumpuhkan keduanya. Saat tiga tersangka diamankan, petugas kembali memeriksa barang bawaannya yang ternyata didapati kunci letter T, obeng dan beberapa peralatan lain yang diduga untuk mencuri motor.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kata dia, pelaku mengakui jika telah melakukan curanmor di wilayah Balikbukit dan Pekon Sedampahindah sekitar dua pekan lalu.

“Setelah diinterogasi, petugas juga mengamankan empat unit motor sebagai barang bukti. Dua unit diantaranya adalah Honda Beat dan Yamaha Vixion yang sering digunakan pelaku untuk beraksi. Kemudian dua unit lainnya Honda Revo Fit dan Beat sebagai barang hasil curian,” ujarnya.

Atas aksi kejahatan yang marak di tengah masyarakat, dia mengimbau agar warga berhati-hati dan jangan meninggalkan kendaraan di teras atau di luar rumah ketika malam hari. “Jangan dikira wilayah Lambar ini aman terus. Buktinya ini pelaku justru datang dari luar hanya untuk mencuri,” kata dia.

Berita dan informasi ini diterbitkan terlebih dahulu dihalaman resmi Lampost.co