Diduga Pungli Dana Kontrak, Ini Penjelasan Kadis Bina Marga

LAMTENG—(ZL),–Oknum PPK Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah  “diduga” pungli dana kontrak, diantaranya, pengadaan photo copi dokumen, pengadaan pengandaan dokumen, pengadaan materai dan pengadaan cetak photo dokumentasi yang di perkirakan menghabiskan anggaran APBD lamteng 2019 mencapai ratusan juta rupiah.

 

Seperti yang di ungkapkan sumber kepada koran ini zonalampung.com Sabtu 04/01/2020 di kediamannya yang tak ingin namanya ditulis menngatakan, semua kontaktor di Lamteng di minta oknum pejabat pembuat komitmen (PPK) dinas Bina Marga menebus  kontrak yang di patok  1% – 2% dari nilai kontaknya.

 

 

Hal ini tidak berhenti sampai disitu saja, para kontraktor juga di wajibkan membayar biaya kordil Rp 100,000;/per 100 meternya dan uangnya di bayarkan melalui prantara Ibu Moris yang memegang semua uang hasil kordilnya dan herannya, semua uang hasil kordilnya tidak masuk  PAD Lampung Tengah. beber sumber tadi

 

Lebih lanjut di katakannya, seluruh kontraktor di lamteng berharap agar aparat penegak hukum dapat mengusut dan membongkar dugaan pungli yang bersang di dinas bina marga kabupaten lampung tengah karena sangat membebani dan merugi kan para kontraktor Harapnya.

Baca Juga Yuk :  Dengan Suasana Kekeluargaan, Nessy Mustafa Kembalikan Berkas Penjaringan ke Partai Demokrat

 

Dilain pihak, beberapa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Bina Marga Lamteng saat di konfirmasi di ruang kerjanya mengatakan, jika para kontraktor hanya diminta mengganti biaya photo copy, materai dan penggandaan berkas saja dan menurut mereka, itu biasa dan hal yang wajar, karena semua kontrak pekerjaan milik kontraktor rata rata 4 sampai 5 rangkap kontrak, tentunya semua itu memakai biaya untuk memperbanyak berkas dokumennya, jika bukan kontraktor yang membayarnya, lantas siapa yang harus menanggung semua biaya itu, semua biaya pengandaan kontraknya tidak di anggarkan dari APBD lamteng, elaknya.

 

Saat di singgung semua anggaran untuk sarana dan prasarana, photo copy, materai dan penggandaan berkas proyek sudah di biayai APBD lamteng 2019  mencapai ratusan juta rupiah, namun para PPK mengatakan meraka tidak pernah tahu dan mendengar jika semua biaya itu sudah di tanggung APBD lamteng, coba kami koordinasikan dengan ketua Panitia pengadaan barang dan jasanya Pungkasnya.

Baca Juga Yuk :  OKNUM PEJABAT DINAS BINA MARGA LAMPUNG TENGAH DIDUGA KORUPSI & PUNGLI DANA KONTRAK

 

Terpisah, Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah, Ir.Ismail, MT saat di konfirmasi terkait “Oknum PPK Dinas Bina Marga Lamteng diduga pungli Dana Kontrak mengatakan, “Saya tidak pernah perintahkan kepada para PPK dinas Bina Marga untuk meminta uang kepada para rekanan dengan alasan apapun apa lagi mengatan untuk nebus kontrak, “itu tidak benar, karena saya tidak pernah perintahkan mereka, ” jelas Ismail.

.

” Saya juga belum membaca beritanya,  yang jelas masalah  kontrak itu tidak ada ketentuannya, ” ungkap Ismail.

 

Nanti saya coba kumpulkan dan saya pertanyakan kepada para PPK nya semua itu harus di rembuk dulu tutup kadis. (Kholidi)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here