Di Usia 10 Tahun Andan Jejama, Pemkab Selenggarakan Istiqhozah

GERBANGREPUBLIK.COM – ( Gedung Tataan). Rasa syukur Pemerintah Kabupaten Pesawaran menjelang 10 Tahun terselenggaranya Pemerintahan, Bupati beserta jajarannya menyelenggarakan Istiqhozah di Gedung Serba Guna  Komplek Pemkab setempat, Selasa(4/7/2017).

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dalam sambutannya mengatakan, saya memaknai bahwa acara hari ini sungguh sangat tepat, karena merupakan perilaku yang bijak dan mulia sebagai umat hamba Allah yang menyadari akan kekurangan dan kelemahan kita semua, kekurangan dan kelemahan umat manusia.

 Selanjutnya, tujuan kita berkumpul disini adalah untuk memohon keridhoan dari Allah SWT, dimana memasuki usia ke-10 tahun Kabupaten Pesawaran ini telah banyak hasil-hasil pembangunan yang dirasakan oleh masyarakat, yang sudah barang tentu hasil-hasil pembangunan tersebut perlu kita pelihara dan kita jaga dengan baik secara bersama-sama guna kepentingan masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Pesawaran ini sesuai dengan Mottonya yaitu “Andan Jejama”.

Untuk itulah pada kesempatan ini marilah kita bersama-sama berdoa, agar Kabupaten Pesawaran dapat senantiasa tumbuh dan bekembang menjadi daerah yang nyaman bagi setiap warganya, daerah yang membanggakan bagi kita semua, dan Kabupaten Pesawaran pun akan senantiasa mendapatkan ridho Allah SWT sehingga para Pemimpin Kabupaten Pesawaran selalu diberi kemudahan dalam segala hal.

Do’a itu, harapannya dapat kita iringi dengan komitmen dan semangat  kita untuk memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Pesawaran, sesuai dengan kapasitas masing-masing.

Lebih lanjut saya berharap melalui istighozah ini dapat lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT serta dapat lebih memantapkan kehidupan bernegara, berbangsa dan bermasyarakat guna mewujudkan persatuan dan kesatuan yang kokoh dan kuat, serta terciptanya suasana kondusif, aman, tertib dan damai di wilayah Kabupaten Pesawaran Bumi Andan Jejama yang kita cintai.

Pada hari ini kita masih dalam suasana yang fitri, oleh karenanya momentum ini menjadi strategis dalam mengembalikan kesucian hati kita. Terutama kesucian hati terhadap sesama manusia untuk saling memaafkan, yang merupakan implementasi dari bentuk hubungan antar sesama manusia.

Dalam membangun hubungan yang baik dan harmoni antar sesama manusia, kita hendaknya mampu menepatkan  diri sebagai bagian dari siklus kehidupan manusia itu sendiri dalam berfinteraksi. Dengan kata lain, kita diharapkan  mampu mensetarakan kondisi psikologis antara sesama manusia.

” Jabatan, kedudukan, dan kekayaan bukanlah merupakan sebuah faktor yang dapat memebenarkan tindakan yang mendomani terhadap manusia lain, sebab semua itu hanyalah amanah yang dipercayakan kepada kita semua, yang setiap saat akan dicabut oleh yang memberikan amanah, yaitu Allah SWT,” ujarnya dalam sambutannya.

Ditambahkannya kita sebagai manusia, kita juga tak luput dari khilaf dan dosa, karena Allah SWT menciptakan kita dengan hasrat serta nafsu sebagai ciri utamanya.

Untuk itu pada kesempatan yang baik ini, saya atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran memohonkan maaf yang sedalam-dalamnya kepada saudara-saudara sekalian, semoga kita semua terlahir dalam keadaan yang fitri dan memperoleh kemenangan serta derajat taqwa disisi Allah SWT, amin.

Selanjutnya, saya mengajak kita semua untuk bersama-sama berjuang membangun Kabupaten Pesawaran dengan penuh dedikasi, kerja keras, serta keikhlasan. Mari kita jadikan momentum Idul Fitri 1438 H ini sebagai pijakan dalam menggelorakan kembali semangat pembangunan di Bumi Andan Jejama yang kita cintai ini. Kedepan, Mari kita senantiasa menjaga kerukunan antara sesama dan mengembangkan rasa kasih dan sayang dalam kehidupan kita sehari-hari.( roder)

DiDi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here