Darurat!! Myanmar Reshuffle Kabinet dan Serahkan Ke Pimpinan Militer

infogeh.net, Yongan – Militer Myanmar mengumumkan perombakan kabinet usai melakukan kudeta terhadap pemerintahan sipil pada Senin kemarin. Reshuffle kabinet dilakukan usai militer Myanmar mendeklarasikan status darurat untuk satu tahun ke depan pada Senin kemarin. Di bawah status darurat, fungsi legislatif, eksekutif, dan yudisial diserahkan ke pemimpin militer.

Kudeta tersebut dilakukan atas dasar tuduhan adanya kecurangan pada pemilihan umum tahun lalu. Di bawah perombakan kabinet, tokoh pilihan militer ditunjuk untuk memimpin 11 kementerian. Sementara 24 wakil menteri dilepas dari jabatan mereka.

Dengan mengutip dari laman Xinhua pada Selasa, 2 Februari 2021, militer Myanmar menempatkan menteri baru di kementerian luar negeri, kantor pemerintahan berserikat, layanan pertahananan, urusan perbatasan, perencanaan, keuangan dan industri, investasi, dan lainnya. Sebanyak 24 wakil menteri yang dicopot berasal dari kantor kerja sama internasional, informasi, urusan keagamaan dan budaya, dan lain sebagainya.

Kudeta militer di Myanmar memicu kecaman luas dari komunitas global. Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyebut kudeta yang terjadi Senin kemarin sebagai pukulan telak bagi demokrasi di Myanmar.

Ia juga mengancam akan kembali menjatuhkan sanksi kepada Myanmar. Sekitar satu dekade lalu, AS telah mencabut sanksi terhadap Myanmar atas kemajuannya di bidang demokrasi. Australia juga melayangkan kecaman keras, dan mendesak militer Myanmar untuk segera membebaskan para pejabat negara, termasuk pemimpin de facto Aung San Suu Kyi.

Di Perserikatan Bangsa-Bangsa, Sekretaris Jenderal Antonio Guterres mengecam keras situasi di Myanmar. “Perkembangan terkini merupakan pukulan telak terhadap reformasi demokrasi di Myanmar,” ungkap Guterres.

Presiden Majelis Umum PBB Volkan Bozkir juga mengungkapkan hal senada. Ia menyerukan militer Myanmar untuk mematuhi norma-norma demokratis dan menghormati institusi publik serta otoritas sipil.

Berita dan informasi ini diterbitkan terlebih dahulu dihalaman resmi Lampost