Cuaca Ekstrem! Hambat Kapal Fery Bersandar di Bakauheni

Pelayanan di Pelabuhan Bakauheni. Lampost.co/Aan Kridolaksono

Infogeh.net, PT ASDP cabang Bakauheni menyatakan jalur penyeberangan lintas Bakauheni-Merak masih tetap lancar. Sebanyak 28 kapal feri melintasi perairan Selat Sunda di tengah cuaca ekstrem saat ini. Namun, kondisi itu cukup menghambat perjalanan khususnya saat kapal hendak bersandar di dermaga.

Humas PT ASDP cabang Bakauheni, Saifulahil Maslul Harahap, mengatakan cuaca di perairan Selat Sunda sedang tidak menentu saat. Namun, kondisi tersebut tidak menghalangi operasional kapal fery.

“Tetap berjalan, hanya saja kondisi cuaca buruk agak menghambat kapal saat sandar dan jarak tempuh relatif lebih lama. Namun secara keseluruhan penyeberangan berjalan dengan baik,” kata Saiful,  Minggu, 31 Januari 2021.

Begitu juga dengan pelayanan kapal eksekutif dengan waktu tempuh kapal masih sesuai jadwal. Namun, ia meminta nakhoda tetap memprioritaskan keselamatan tanpa mengesampingkan pelayanan.  Nakhoda juga diimbau selalu melihat perkembangan kondisi cuaca dari BMKG.

“Artinya selaras dengan pelayanan yang aman dan nyaman. Seperti pelayanan eksekutif masih tetap dan sesuai SOP yaitu waktu tempuh 1 jam,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala KSOP Kelas IV Bakauheni, Iwan Syahrial, mengatakan kondisi cuaca di perairan Selat Sunda bagian utara menjadi jalur kapal feri lintas Bakauheni-Merak. Kondisinya saat ini sedang hujan ringan dengan ketinggian gelombang rendah di kisaran 0.50 – 1.25 meter dan angin bertiup dari Barat Daya ke Barat Laut. Prakiraan ini masih aman untuk aktivitas pelayaran kapal feri.

Namun, untuk Selat Sunda bagian selatan, Iwan mengingatkan ketinggian gelombang laut bisa mencapai 2.5 – 4.0 meter. Prakiraan cuaca tersebut beresiko tinggi terhadap perahu nelayan, kapal tongkang, dan kapal ferry. “Perlu Waspada di wilayah Samudera Hindia Selatan karena gelombang laut bisa mencapai 4.0 – 6.0 meter,” tandasnya.

Berita dan informasi ini diterbitklan terlebih dahulu dihalaman resmi Lampost.co