Catat!!! Langkah Pemkab Lamtim Putus Rantai Penyebaran Covid-19

infogeh.net, Lampung Timur – Setelah ditetapkannya Kabupaten Lampung Timur masuk zona merah penyebaran corona virus disease (Covid-19). Pemerintah Kabupaten Lampung Timur bersama jajaran Forkopimda langsung menggelar rapat koordinasi, Selasa (12/1).

Rapat koordinasi itu dipimpin langsung oleh Bupati Lamtim Zaiful Bokhari. Hadi juga dalam rapat kordinasi itu, Kapolres AKBP Wawan Setiawan serta Kasdim 0429 Lamtim Mayor Joko Subroto dan jajaran Forkopimda.

BACA JUGA : Lampung Timur Zona Merah, KBM Tatap Muka Dihentikan

Melalui rapat koordinasi tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Lampung Timur dr.Nanang Salman Saleh menjelaskan, saat ini warga Lamtim yang terkonformasi covid-19 sebanyak 332 atau tambah 8 kasus dibanding sehari sehari sebelumnya.

Baca Juga Yuk :  Geger! Video Mayat Gantung Diri Di Rajabasa Bandar Lampung

Menurutnya, kasus covid-19 telah menyebar di 24 kecamatan. Dari 24 Kecamatan, kasus terbanyak di Batanghari yaitu 41 kasus. Kemudian, Sekampung udik 31 kasus, Sukadana (31), Sekampung (29) dan Margatiga (27). Salah satu upaya memutus rantai penyebaran Covid-19, dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan vaksinasi dengan target 636 ribu sasaran. Sebagai tahap awal, vaksinasi akan dilaksanakan terhadap tenaga medis.

Berdasarkan keterangan tersebut, Pemkab Lamtim bersama Forkopimda sepakat untuk memutus rantai penyebaran covid-19, maka akan dilaksanakan penegakan protokol kesehatan sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Nomor 49 tahun 2020 tentang pedoman adaptasi kebiasaaan baru menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19 di Kabupaten Lampung Timur.

Baca Juga Yuk :  Geger! Video Mayat Gantung Diri Di Rajabasa Bandar Lampung

BACA JUGA : Lampung, Siap Lakukan Vaksinasi Covid-19 Pada 14 Januari 2021

“Untuk hajatan dan kegiatan keagamaan masih diperbolehkan, namun harus mematuhi protokol kesehatan,” tegas Zaiful Bokhari pada acara yang juga dihadiri para kepala organisasi perangkat daerah, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Kemudian, untuk vaksinasi selain tenaga medis, maka juga akan dipriorotaskan terhadap para tokoh agama dan tokoh masyarakat. Selanjutnya, setiap desa diinstruksikan kembali menyiagakan rumah isolasi bagi para pendatang dari luar daerah.

“Setiap organisasi perangkat daerah, Forkopimda, Forkopimcam dan tokoh masyarakat, tokoh agama diharapkan mensosialisasikan prokes kepada masyarakat,”imbuh Zaiful Bokhari.

Berita dan informasi ini diterbitkan terlebih dahulu dihalaman resmin radarlampung