Bukan Kepentingan Rakyat, Pilkada dan Pemilu Serentak Untuk Kepentingan Elit

infogeh.net, Nasional – Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tetap dilaksanakan tahun 2022 berbarengan dengan pemilihan umum (Pemilu), dilakukan untuk kepentingan elit, bukan kepentingan rakyat.

Menurut Pengamat Politik dan Akademisi Universitas Lampung, Budi Kurniawan, keputusan ini juga untuk menjegal kepala daerah yang potensial ketimbang alasan efisiensi. Selain itu, partai kepala daerah incumbent juga akan sangat diuntungkan dengan banyaknya pelaksana tugas (Plt) yang ditunjuk kemendagri. Pasalnya, tak ada jaminan mereka netral pada pemilu 2024 nanti.

Baca Juga Yuk :  Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Terbaik di Lampung Ikuti Kejuaraan Karate International

“Yang dirugikan tentu partai yang banyak kepala daerahnya seperti Golkar dan Nasdem,” ujarnya, Selasa (2/2).

Dosen Ilmu Pemerintahan ini mengatakan, pilkada serentak 2024 akan berdampak pada banyaknya korban seperti yang terjadi pada Pemilu 2019.

Meski, ini masih bisa diantisipasi secara teknis misal dengan syarat kesehatan.

Sementara itu, Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami mengatakan, pihaknya merupakan Lembaga pelaksana undang-undang, sehingga pihaknya akan melaksanakan selama ada regulasi yang mengatur.

Baca Juga Yuk :  Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Terbaik di Lampung Ikuti Kejuaraan Karate International

“KPU itukan pelaksana UU apapun amanat UU tentang penyelenggaraan pemilu maupun pilkada akan dilaksanakan,” katanya.