Dendi, Konferensi Ke II PGRI Satukan Kesatuan Guru Serta Dijadikan Introspeksi Organisasi


gerbangrepublik.com PESAWARAN.Konferensi Kabupaten ke III PGRI Tahun 2017 haruslah Keberadaan dan peran PGRI sebagai wahana persatuan dan kesatuan guru, sekaligus muara pelayanan publik dibidang pendidikan, sehingga di harapkan dapat memberikan kontribusi yang positif bagi daya dukung, tumbuh dan berkembangnya kualitas Sumber Daya Manusia, pembangunan dunia pendidikan, dan membawa manfaat yang secara langsung dapat dirasakan oleh anggota, masyarakat dan pemerintah. Hal ini di katakan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Rabu ( 18/2 ) di Lapangan Tritura Kecamatan Kedondong.
Pendidikan dalammencerdaskan kehidupan bangsa, mereka tetapkan sebagai sebuah amanah yang harus dijalankan sebuah pesan tegas kunci kemajuan bangsa ini ada pada kualitas manusianya.
 Ibu dan Bapak gurulah yang berada di garda terdepan mewakili seluruh bangsa dalam menjalankan amanah itu. Tiap  tutur, tiap langkah dan tiap karya ibu dan bapak guru adalah ikhtiar untuk mencerdaskan bangsa. Orang tua adalah pendidikan pertama dan utama. Mereka pun mempercayakan pada Ibu dan Bapak Guru untuk turut mendidik anak-anaknya.
” mari kita ingat pula, mereka bukan sekedar anak-anak, namun mereka adalah wajah masa depan bangsa. Ibu dan bapak Gurulah orang pertama yang berkesempatan melihat dari dekat wajah masa depan negeri ini ” ujar Dendi.
Seperti kita ketahui, bahwa pendidikan mempunyai peranan penting dan strategis dalam membangun bangsa, atas dasar itulah pemerintah secara terus menerus memberikan perhatian yang cukup besar pada pembangunan pendidikan, melalui tiga pilar kebijakan yaitu, Pertama; Pemerataan dan perluasan akses pendidikan, Kedua; peningkatan mutu, relevansi dan daya saing pendidikan dan Ketiga; penguatan tata kelola, akuntabilitas dan citra publik. Semua itu, menunjukkan bahwa pemerintah berjuang dan bekerja keras untuk mengatasi persoalan-persoalan pendidikan, terutama dalam upaya melepaskan diri dari masalah keterbelakangan, kebodohan dan kemiskinan.
” PGRI sebagai organisasi profesi, harus selalu berupaya mengembangkan profesionalitas guru, terutama dalam hal medidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik. Sementara secara pribadi, para guru dituntut memiliki kompetensi pedagogik, dan kompetensi profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi ” tambahnya. ( adv )

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.