Sempat Sebut Cacat Hukum, DPRD Loloskan Anggaran Insentif Guru?

Pesawaran, (SNC): Meski mekanisme pemberian insentif guru-guru honor negri tahun 2017 dinilai cacat hukum, namun DPRD Kabupaten Pesawaran tetap meloloskan anggaran tersebut untuk direalisasikan pada tahun 2017 mendatang.

Anggota Komisi IV, Hipni Idris menjelaskan, alasan pihaknya meloloskan anggaran tersebut karena pemberian insentif itu adalah bentuk perhatian bupati kepada guru –guru honor, DPRD tidak mempersoalkan program tersebut, yang menjadi persoalan yakni mekanisme pemberian insentif itu sendiri tanpa melalui persetujuan DPRD.

“Bukan program yang kita permasalahkan, tapi mekanisme pemberian insentif itu, karena dalam hearing sudah jelas disepakati penyaluran melalui rekening masing-masing guru untuk mengurangi dampak sampai atau tidaknya insentif yang diberikan pemerintah, itu saja,”Kata Hipni Idris. Senin (28/11/2016)

Mekanisme yang berjalan selama ini, pendapatnya, masih banyak menimbulkan persoalan, bayak laporan guru honor tidak menerima dana insentif yang diperbantukan pemerintah Pesawaran.

Dengan alasan inilah maka kemudian komisi IV menggelar hearing, yang selanjutnya menyepakati penyaluran insentif tahun 2017 melalui rekening masing masing guru.

“Dana yang diberikan kepada guru guru honor ini sebenarnya tidak ada seujung kuku, diberikan  karena ini bentuk perhatian kepada mereka yang menjalankan tugas mencerdaskan anak bangsa, hanya saja kita sayangkan sudah kecil tidak sampai, maka untuk memastikan agar benar benar sampai hearing kemarin kita sepakati melalui rekning masing masing, tapi tidak dijalankan Disdik mengambil kebijakan secara sepihak tanpa menimbang apa yang kita sepakati dalam hearing,” paparnya.

Karena itu, lanjutnya, kebijakan sepihak Disdik tersebut dinilai cacat hukum. Pihaknya akan memantau perkembangan penyaluran insentif ini, sebagai dasar pihaknya menerukan ke ranah hukum nantinya. (aji)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.