DPRD Bangkalan Kagum Dengan Bupati Pesawaran

Banleg DPRD Kabupaten Bangkalan Jawa Timur Saat Kunker ke Banleg DPRD Kabupaten Pesawaran Lampung
DPRD Bangkalan Kagum: Ternyata Bupati Pesawaran Sangat Peduli Rakyatnya
Pesawaran: Badan Legislasi (Banleg) DPRD Kabupaten Bangkalan Jawa Timur kagum dengan kepala daerah Kabupaten Pesawaran.

Pihaknya kagum setelah mengetahui sistem jemput bola pemerintah setempat, untuk cepat mengakomodir apa yang menjadi harapan masyarakatya, bupati dinilai lugas menerbitkan regulasi untuk melaksanakan sebuah program.

” (Pesawaran) dengan peraturan bupati ternyata sudah menerapkan banyak (program), sedangkan kami (kabupaten Bangkalan) belum, tanpa Perda (bangkalan) sulit untuk berjalan,” ungkap anggota Banleg DPRD Bangkalan, Mukafi Holil saat Kunker ke DPRD Kabupaten Pesawaran, Senin (14/11/2016).
Menurutnya, secara kuantitas Kabupaten Bangkalan memang unggul dalam menerbitkan Perda, ini jauh melampaui penerbitan Perda di Kabupaten Pesawaran.

Namun begitu, pihaknya justru merasa kagum setelah mendengarkan pemaparan DPRD Kabupaten Pesawaran. Ternyata dibanding Bangkalan, Pesawaran justru lebih banyak melaksanakan program pro rakayat, tanpa harus membuang waktu dengan menunggu penerbitan Perda.

Ia mencontohkan, seperti program yang berdampak pada kerukunan antar umat beragama. Menurut dia Pemerintah Kabupaten Pesawaran memiliki program memberangkatkan masyarakat dari 5 agama ke tanah suci setiap tahun.

Pemerintah pesawaran juga dinilai peduli dengan kesejahteraan para pendidik (guru honor), sebab telah pula memberikan insentif kepada tenaga yang bertugas mencerdasakan generasi bangsa.

“Dan ini semua dilaksanakan melalui Perbub, tanpa menunggu Perda baru bisa berjalan. ternyata kepedulian kepala daerah disini sangat-sangat tinggi terhadap masyarakatnya, ini yang kami salut dengan pesawaran, salut saya disini,” ungkap dia

Sementara ditambahkan anggota Banleg, Hosyan Muahmmad, dengan hasil Kunker tersebut akan menjadi pelajaran bagi pihaknya, agar dapat diterapkan dan masukan bagi pembangunan daerah Kabupaten Bangkalan.

“Setelah pelajaran ini, untuk kerukunan umat beragama, Wisata rohani, dan pendidikan berbasis budaya akan kita terapkan di kabupaten kami (Bangkalan),” ujarnya. (Aji)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.